Curhat Ibu-Ibu di Tengah Demo Mahasiswa Patung Kuda: Program MBG Bikin Harga Pangan Naik dan Bebani Keluarga

AKURAT JAKARTA – Perwakilan Suara Ibu Indonesia, Juna, menyoroti dampak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap kondisi ekonomi rumah tangga saat berorasi dalam aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).
Dalam orasinya, Juna mengatakan para ibu menghadapi beban pengeluaran yang meningkat menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.
Menurutnya, kebutuhan seperti seragam sekolah, alat tulis, buku, hingga uang saku anak harus dipenuhi di tengah kenaikan harga bahan pangan.
"Gambaran apa yang dialami para ibu terutama akhir-akhir ini. Ketika di masa ini adalah waktu-waktunya anak-anak sekolah mulai masuk lagi. Anak masuk sekolah itu ibu-ibu akan memikirkan apa biasanya? Seragam, alat tulis, beli buku baru, bagaimana nanti bekalnya," kata Juna di hadapan massa aksi.
Ia kemudian mengaitkan kondisi tersebut dengan kembali bergulirnya program MBG. Menurutnya, sejak program itu berjalan kembali, harga pangan dinilai mengalami kenaikan sehingga semakin membebani pengeluaran keluarga.
"Ternyata yang saya dengar dari teman-teman para ibu, ketika MBG mulai lagi. Ketika MBG mulai lagi, harga-harga pangan itu sudah pasti naik. Kami yang para ibu harus gimana nih?" ujarnya.
Juna juga mengklaim dampak kenaikan biaya hidup turut dirasakan anak-anak, termasuk mahasiswa, melalui berkurangnya uang saku dari orang tua.
"Teman-teman mahasiswa di sini ada yang bekalnya berkurang nggak dari orang tuanya? Ada. Itu gara-gara siapa? Rezim Prabowo-Gibran," ucapnya.
Selain sebagai ibu rumah tangga, Juna mengaku merupakan pekerja kantoran. Ia mengatakan para pekerja turut merasakan tekanan ekonomi akibat potongan pajak dan tingginya kebutuhan rumah tangga.
"Para ibu bekerja juga resah. Nanti bonus-bonusnya itu akan dipajaki sebesar 30 persen. THR kami itu dipotong sudah seperempatnya, dan sekarang naik lagi jadi sepertiganya. Lalu kami harus memberi makan anak kami ini apa?" katanya.
Dalam kesempatan itu, Juna juga mengkritik besarnya anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk program MBG. Ia menilai manfaat program tersebut belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
"Uang triliunan yang mereka pakai untuk MBG dan sekarang KDMP. Uang itu malah dipakai untuk sesuatu yang ternyata porsinya sangat kecil ketika turun ke masyarakat," ujarnya.
Menutup orasinya, Juna menyebut banyak keluarga kini terpaksa menyesuaikan pola konsumsi karena tekanan ekonomi. Ia mengaku para ibu harus kembali mengurangi kualitas asupan gizi anak akibat harga pangan yang dinilai semakin mahal.
"Kami di rumah harus menghitung lagi, mengurangi lagi porsi-porsi, menurunkan lagi protein-protein yang bisa mencerdaskan anak-anak kami. Telur lagi, telur lagi, telur lagi tiap hari," katanya.
Hingga berita ini ditulis, ratusan mahasiswa masih bertahan dan berorasi di Jalan Medan Merdeka Selatan sambil menunggu perkembangan situasi.
Sementara itu, aparat kepolisian tetap melakukan penjagaan dan penyekatan di akses menuju kawasan Patung Kuda untuk mengantisipasi bertambahnya massa aksi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





