Jakarta

Alhamdulillah! Kebakaran TPA Jatiwaringin Sudah Padam Total, Selanjutnya Proses Pendinginan Hingga 14 Juli 2026

M Rahman Akurat | 11 Juli 2026, 10:39 WIB
Alhamdulillah! Kebakaran TPA Jatiwaringin Sudah Padam Total, Selanjutnya Proses Pendinginan Hingga 14 Juli 2026
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, memastikan kekabaran TPA Jatiwaringin sudah padam total.

AKURAT JAKARTA – Memasuki hari ke-11, Jumat (10/7/2026) penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang telah dinyatakan padam total.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memastikan bahwa seluruh kobaran api kini telah berhasil dipadamkan. Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan.

Investigasi mendalam telah dilakukan oleh Pemkab Tangerang bersama oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan.

Baca Juga: Sempat Membantah, Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mengundurkan Diri

"Alhamdulillah, sesuai laporan dan hasil pemeriksaan di lokasi TPA Jatiwaringin serta investigasi BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan, per hari ini pukul 15.00 WIB seluruh titik api, hotspot, maupun asap sudah tidak ditemukan lagi. Kondisinya sudah benar-benar padam," ungkapnya.

Proses Pendinginan Terus Dilakukan

Meski api utama dan kepulan asap sudah sepenuhnya hilang, Bupati Maesyal Rasyid menambahkan bahwa proses penanganan di area TPA tidak langsung dihentikan begitu saja.

Mengikuti arahan dan prosedur dari BNPB, para petugas gabungan di lapangan masih akan terus melakukan proses pendinginan (cooling down) serta pembasahan area tanah.

Langkah krusial ini diambil guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi di bawah tumpukan sampah yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Kami masih akan melaksanakan pendinginan dan penyiraman sebagai langkah antisipasi agar benar-benar dipastikan tidak ada lagi potensi kebakaran," katanya.

Baca Juga: Tak Bisa Ikut Bimbel karena Kursi Roda, Rasha Buktikan Mimpi Masuk UGM Tetap Bisa Diraih Meski dengan Keterbatasan

Kegiatan pendinginan ini akan terus dilakukan hingga 14 Juli 2026, sesuai dengan masa tanggap darurat yang telah ditetapkan.

"Setelah itu, akan kami evaluasi kembali apakah status tanggap darurat tersebut perlu diperpanjang atau sudah bisa dinyatakan selesai sepenuhnya," jelasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.