Jakarta

Tak Kenal Lelah, Bupati Tangerang Terus Kawal Langsung Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Titik Api Turun Tersisa 5 Hektar

M Rahman Akurat | 7 Juli 2026, 08:35 WIB
Tak Kenal Lelah, Bupati Tangerang Terus Kawal Langsung Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Titik Api Turun Tersisa 5 Hektar
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, terus mengawal langsung proses pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin.

AKURAT JAKARTA - Penanganan kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin mulai menunjukkan perkembangan positif.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, terus mengawal langsung proses pemadaman di lapangan. Saat ini, area titik api yang semula mencapai 15 hektar kini berhasil dipangkas hingga tersisa sekitar 5 hektar saja.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras terintegrasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Tangerang, relawan, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga: BYD Denza B5 Curi Perhatian dengan Desain Premium dan Kabin Berkelas, Performa 617 HP serta Jarak Tempuh EV Hingga 90 Km

"Titik api dari hari kedua dan ketiga mencapai sekitar 15 hektar. Sekarang sudah berkurang menjadi sekitar 5 hektar, dan itu pun berupa spot-spot kecil, bukan lagi hamparan api yang luas," ungkap Bupati Maesyal Rasyid saat meninjau lokasi, Senin (06/07/2026).

Asap Mulai Terkendali, Pemkab Siapkan Evakuasi Warga

Saat mengecek langsung hingga ke puncak timbunan sampah, Bupati Maesyal memastikan bahwa kepulan asap di sisi timur TPA sudah mulai terkendali.

Namun, tantangan angin kencang dan kemunculan gas metan memicu asap bergerak ke arah barat menuju permukiman warga.

Mengantisipasi dampak buruk bagi kesehatan, Bupati Maesyal menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah, camat, lurah, hingga kepala desa untuk selalu siap siaga.

Langkah darurat yang disiapkan Pemkab Tangerang meliputi: Evakuasi warga ke kantor desa terdekat jika asap memburuk, penyediaan logistik yang memadai untuk warga terdampak, dan pelayanan kesehatan prima di sekitar lokasi pemukiman.

"Lurah dan camat harus standby. Tempat pengungsian di kantor desa dan bantuan logistik sudah kita siapkan jika sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan evakuasi," tegas Bupati Maesyal.

Baca Juga: Prediksi Skor Lincoln RI vs Inter Escaldes di Kualifikasi UCL, 7 Juli 2026: Pengalaman Eropa Jadi Senjata Tuan Rumah

Targetkan Tambahan Helikopter Water Bombing dari BNPB

Diungkapkan Bupati Maesyal, proses pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin saat ini dilakukan melalui jalur darat dan udara.

Mengingat medan tumpukan sampah yang sulit ditembus armada mobil pemadam kebakaran, Pemkab Tangerang telah merumuskan strategi khusus bersama Deputi BNPB.

"Ada lokasi-lokasi timbunan sampah yang tidak bisa dijangkau kendaraan darat. Opsi penambahan helikopter water bombing sudah kami rumuskan bersama kemarin untuk menyiram titik api dari udara," jelasnya.

Saat ini, Pemkab Tangerang bersama tim kementerian, BNPB, dan Manggala Agni terus memperkuat koordinasi di posko darurat guna menentukan skala prioritas penanganan bencana ini agar TPA Jatiwaringin bisa sepenuhnya padam dalam waktu dekat.

Baca Juga: Musim Kemarau, Wabup Tangerang Minta ASN Perkuat Disiplin dan Siaga Bencana, Singgung Kebakaran TPA Jatiwaringin

"Langkah kita terus upayakan berkoordinasi dengan seluruh tim yang ada untuk memutuskan prioritas program. Selain itu, kami juga terus menenangkan masyarakat sekaligus menempatkan masyarakat sesuai dengan arah angin supaya tidak lagi ke arah pemukiman," imbuhnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.