Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Menteri LH Puji Kerja Keras Pemkab Tangerang dan Tim Gabungan BNPB hingga TNI AU

AKURAT JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, meninjau langsung lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (5/7/2026).
Menteri Jumhur menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman kebakaran tempat pembuangan sampah tersebut.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan menggunakan teknologi thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Baca Juga: Soto Betawi Masuk Empat Besar Sup Terbaik Dunia 2026, Apa Rahasia Kelezatannya?
"Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari berbagai stakeholder dan hasil pemantauan thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang mengalami perbaikan yang sangat baik," ungkapnya.
Jika sebelumnya tingkat panas yang terdeteksi mencapai sekitar 70 persen, saat ini sudah berada di bawah 4 persen.
"Ini merupakan keberhasilan dan kesuksesan seluruh tim yang bekerja tanpa henti dalam upaya pemadaman api," ujar Jamhur.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Tangerang, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
Pemadaman dilakukan dari udara melalui water bombing, dari darat menggunakan armada pemadam, hingga penyuntikan langsung ke dalam timbunan sampah untuk memadamkan bara api yang berada di lapisan bawah
"Kami mengapresiasi BNPB, Bupati Tangerang beserta seluruh jajarannya, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta berbagai pihak yang telah mengerahkan seluruh kemampuan dan teknologi yang dimiliki," katanya.
Api Membara Tersisa 3,6 Persen
Menteri Jumhur menambahkan, saat ini area yang masih membara hanya tersisa sekitar 3,6 persen. Ia optimistis seluruh titik panas dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.
"Alhamdulillah saat ini kondisi yang masih membara tinggal sekitar 3,6 persen. Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kita berharap malam ini atau paling lambat besok seluruh titik panas dapat mencapai nol persen sehingga kondisi benar-benar terkendali," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







