Jakarta

Lepas Kafilah Kabupaten Tangerang untuk MTQ Tingkat Provinsi Banten, Ini Pesan Khusus Bupati Maesyal Kepada Peserta

M Rahman Akurat | 5 Juli 2026, 06:03 WIB
Lepas Kafilah Kabupaten Tangerang untuk MTQ Tingkat Provinsi Banten, Ini Pesan Khusus Bupati Maesyal Kepada Peserta
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, resmi melepas kontingen Kabupaten Tangerang untuk berlaga pada MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten.

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melepas duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang untuk berlaga pada Musyabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-23 tingkat Provinsi Banten.

Acara pelepasan kafilah Kabupaten Tangerang untuk MTQ tingkat Provinsi Banten tersebut digelar dengan khidmat di Hotel Yasmin pada Sabtu (04/07/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid memberikan pesan menyentuh serta dorongan semangat kepada seluruh kafilah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Sebut Jakarta Butuh 5 Sekolah Rakyat Permanen, Target Tampung 10 Ribu Siswa Miskin

Ia meminta para peserta untuk terus menjaga kepercayaan diri, kesehatan, serta kekompakan demi mengharumkan nama daerah di ajang bergengsi tersebut.

"Nanti tampil lepas jangan grogi, harus percaya diri, penuh dengan senyuman. Jaga kesehatan dan jangan melupakan salat serta memanjatkan doa. Upaya sudah maksimal, persiapan sudah matang, proses tidak akan mengkhianati hasil," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

MTQ Sebagai Barometer Syiar Islam di Banten

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa ajang MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan salah satu barometer utama syiar Islam di Provinsi Banten.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dan lembaga keagamaan dapat terus bersinergi dalam pembangunan spiritual.

"Kepada masyarakat, tokoh ulama, MUI, DMI, FKUB dan semuanya, saya harap terus terlibat aktif untuk bisa mendorong sekaligus juga melanjutkan perjuangan-perjuangan syiar Islam dikumandangkan di Kabupaten Tangerang melalui MTQ ini," tambahnya.

Baca Juga: Gerebek Bandar Narkoba, 2 Polisi Hanyut Terseret Arus Sungai Katingan

Bupati juga menekankan agar para kafilah tidak hanya fokus mengejar prestasi atau predikat terbaik. Juara sejati, menurutnya, adalah mereka yang mampu menjadi teladan dan menginspirasi kebaikan di tengah masyarakat.

"Yang kita kejar bukan hanya predikat kita yang terbaik, tapi bagaimana kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, bagaimana kita bisa menjadi teladan dan menginspirasi banyak orang," tandasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.