Jakarta

Pasar Sumur Gede Cipari Resmi Dibuka, Wabup Intan: Dorong Ekonomi Desa dan Lestarikan Kuliner Tangerang

M Rahman Akurat | 17 Juni 2026, 08:21 WIB
Pasar Sumur Gede Cipari Resmi Dibuka, Wabup Intan: Dorong Ekonomi Desa dan Lestarikan Kuliner Tangerang
Wabup Tangerang, Intan Nurul Hikmah, belanja kuliner di Pasar Sumur Gede Cipari, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, pada Selasa (16/06/2026).

Kehadiran pasar ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus pusat pelestarian budaya lokal.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Ciakar dan seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras mewujudkan ruang ekonomi baru tersebut.

Baca Juga: Cuma Satu Jam, Komplotan Maling Bermasker Gasak Dua Motor Anak Kos di Cimanggis Depok

Pusat Ekonomi dan Pelestarian Budaya

Menurut Wabup Intan, pasar tradisional memiliki fungsi strategis yang lebih luas dari sekadar tempat transaksi jual beli.

"Pasar tradisional adalah pusat pergerakan ekonomi rakyat, tempat bertemunya produsen dan konsumen lokal, serta wadah pelestarian budaya dan kuliner nusantara yang menjadi identitas daerah," ujarnya.

Wabup Intan menambahkan bahwa Pasar Sumur Gede Cipari mencerminkan semangat gotong royong warga. Kehadirannya menjadi benteng pertahanan kuliner daerah agar tidak tergerus zaman.

"Kita ingin mengenalkan kekayaan kuliner daerah kepada generasi muda agar mereka tetap memilikinya di tengah perkembangan zaman," lanjutnya.

Baca Juga: Resmi Mengaspal di Indonesia, BYD ATTO 3 Siap Dobrak Pasar EV dengan Harga Mulai Rp 390 Juta dan Paket Instalasi Rumah yang Praktis

Komitmen Pembangunan dari Desa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Fokus utama dilakukan melalui penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat desa.

"Pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa, karena desa merupakan fondasi utama kemajuan daerah," tegas Wabup Intan.

Keberadaan pasar baru ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro, membuka peluang lapangan kerja baru bagi warga sekitar dan memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial.

Fokus pada Kebersihan dan Kenyamanan

Wabup Intan mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan pasar tradisional tidak hanya diukur dari ramainya transaksi harian. Aspek kenyamanan lingkungan harus menjadi prioritas utama pengelolaan.

"Keberhasilan pasar tradisional juga sangat ditentukan dari kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pasar itu sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Raperda Kesehatan DKI Buka Peluang Pembentukan BUMD, Legislator Golkar Dadiyono Tekankan Bukan untuk Profit

Untuk itu, Wabup Intan menghimbau para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pasar tersebut agar tetap bersih, aman dan nyaman

"Saya mohon kepada pengelola, pedagang dan masyarakat, rawat dan jaga pasar ini agat tetap bersih, rapi, aman dan nyaman. Jaga kehigienisan produk yang dijual, khususnya makanan dan minuman, sehingga kualitas dan keamanan pangan tetap terjamin," himbaunya

Wabup Intan juga berharap dengan lingkungan yang bersih dan produk yang higienis, Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar akan semakin berkembang dan dipercaya masyarakat serta mampu menjadi contoh pasar tradisional yang sehat, tertib, dan nyaman di Kabupaten Tangerang.

"Saya optimistis bila Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini bersih, aman, nyaman dan higienis akan berkembang menjadi destinasi ekonomi dan budaya yang membanggakan bagi Masyarakat Desa Ciakar dan Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.