Jakarta

Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Rutin Lakukan Aksi Kemanusiaan

M Rahman Akurat | 15 Juni 2026, 09:05 WIB
Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Rutin Lakukan Aksi Kemanusiaan
Bupati Maesyal Rasyid menyerahkan penghargaan kepada warga yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali.

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan aksi donor darah aktif sebagai gerakan kemanusiaan yang dilakukan secara rutin.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Maesyal saat menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Minggu (14/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyerahkan penghargaan secara langsung kepada 54 warga Kabupaten Tangerang yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali.

Baca Juga: Hadiri Muscablub DPC Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid Ajak ABPEDNAS Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Desa

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan kepedulian nyata mereka terhadap sesama.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada 54 pendonor yang telah mendonorkan darahnya hingga 25 kali. Semoga tetap sehat dan terus memberikan kontribusi bagi kemanusiaan melalui donor darah,” ujarnya.

Menjaga Stok Darah untuk Kemanusiaan

Menurut Bupati Maesyal, aksi donor darah memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga ketersediaan stok darah aman bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketersediaan stok darah menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa pasien di fasilitas Kesehatan, baik rumah sakit maupun Puskesmas.

Bupati Maesyal menyebutkan, dalam sepekan terakhir, rangkaian kegiatan donor darah yang digelar oleh PMI dan UDD Kabupaten Tangerang berhasil mengumpulkan sekitar 146 kantong darah.

Jumlah tersebut terdiri dari 58 kantong darah pada kegiatan sebelumnya dan 88 kantong darah pada puncak acara hari ini.

“Darah yang terkumpul akan disimpan dan dikelola oleh UDD untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan tidak ada yang membutuhkan karena sakit, tetapi jika ada yang membutuhkan, Kabupaten Tangerang siap membantu,” tegasnya.

Baca Juga: Kicau Mania Bupati Cup 2026 Digelar di Lapangan Highland Stadium, Sukses Geliatkan Ekonomi Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Subsidi Rp 22 Miliar per Tahun

Sebagai wujud kepedulian nyata, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam mendukung layanan donor darah.

Setiap tahunnya, Pemkab Tangerang konsisten mengalokasikan anggaran sekitar Rp22 miliar untuk mendukung operasional pelayanan donor darah.

Subsidi besar ini bertujuan agar masyarakat yang membutuhkan tidak terbebani oleh biaya administrasi atau operasional darah.

“Kami terus mendukung operasional donor darah agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh layanan secara gratis. Darah yang tersedia akan didistribusikan ke rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lainnya secara tepat sasaran,” ungkapnya.

Baca Juga: ADHD pada Anak: Kenali Gejalanya Lebih Awal, Dampingi dengan Tepat dan Penuh Kesabaran

Momentum Hari Donor Darah Sedunia

Dalam momentum Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Maesyal pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang dalam kondisi sehat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah yang akan digelar secara berkala di berbagai lokasi.

Aksi donor darah ini digelar di lingkungan pemerintah daerah, UDD, Puskesmas, maupun tempat-tempat lainnya yang mudah dijangkau masyarakat.

“Kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, mari manfaatkan momentum Hari Donor Darah Sedunia ini untuk ikut berkontribusi. Datanglah ke lokasi-lokasi donor darah dan berikan setetes darah untuk membantu sesame," ajaknya.

Dengan stok darah yang tersedia, kita dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, baik di Kabupaten Tangerang maupun di luar daerah.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Pesta Gol 7-1, Belanda Ditahan Imbang Jepang 2-2

Ia berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang tergerak menjadi pendonor darah sukarela dapat memenuhi kebutuhan darah dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal.

“Semoga para pendonor senantiasa diberikan kesehatan. Satu tetes darah dapat menolong jiwa manusia,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.