Jakarta

Pemkab Tangerang Jamin Kesetaraan Pendidikan dan Kesehatan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

M Rahman Akurat | 8 Juni 2026, 07:28 WIB
Pemkab Tangerang Jamin Kesetaraan Pendidikan dan Kesehatan untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri acara kenaikan kelas dan kelulusan siswa-siswi RA Daarul Muttaqien, Kecamatan Pagedangan.

AKURAT JAKARTA - Pemkab Tangerang berkomitmen penuh untuk memastikan semua anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal pendidikan dan kesehatan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menghadiri acara kenaikan kelas dan kelulusan siswa-siswi RA Daarul Muttaqien di Kecamatan Pagedangan, Minggu (7/6/2026).

Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa seluruh anak di Kabupaten Tangerang wajib memiliki kesempatan yang sama, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun layanan publik lainnya.

Baca Juga: Bank Jakarta Bidik Peran Financial Operating System, Dukung Wujudkan Jakarta Kota Global yang Inklusif

Terapi ABK Gratis di Klinik Intan Emas RSUD

Di sektor kesehatan, Pemkab Tangerang telah menyediakan fasilitas khusus untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Wabup Intan memaparkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang kini memiliki Klinik Intan Emas.

Klinik tumbuh kembang anak ini dilengkapi oleh dokter spesialis anak yang komprehensif.

Hebatnya, anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dapat menjalani program terapi di klinik ini secara gratis tanpa dipungut biaya.

"Saya ingin anak-anak di Kabupaten Tangerang mempunyai kesempatan yang sama. Orang tuanya jangan malu. Anak berkebutuhan khusus itu anak yang istimewa dan mengajarkan kita orang tuanya untuk sabar," tegas Wabup Intan.

Baca Juga: Tangkab Expo 2026 Resmi Dibuka Bupati Maesyal, Hadirkan Satu Panggung Layanan Publik, UMKM dan Gaya Hidup Sehat

Sekolah Negeri dan Swasta Siap Terima Siswa Inklusi

Wabup Intan juga mengimbau para orang tua yang memiliki ABK untuk tidak berkecil hati atau ragu dalam memberikan akses pendidikan formal bagi anak-anak mereka.

Karena saat ini, lanjutnya, sistem pendidikan di Kabupaten Tangerang sudah bergerak ke arah inklusi yang ramah anak.

"Jangan pernah malu untuk menyekolahkan anak-anak berkebutuhan khusus. Insya Allah SD Negeri, swasta, dan TK sekarang bisa menerima anak-anak berkebutuhan khusus," lanjutnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Kolombia vs Yordania, 8 Juni 2026: Los Cafeteros Ingin Tutup Persiapan dengan Kemenangan

Apresiasi untuk KB Kartini dan PAUD Daarul Muttaqien

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Intan mengaku terharu sekaligus bangga terhadap komitmen Yayasan Daarul Muttaqien.

Yayasan ini dinilai sukses menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kelompok Bermain (KB) yang terbuka bagi anak-anak umum maupun ABK.

"Alhamdulillah, KB Kartini dan juga PAUD di sini ternyata welcome menerima anak-anak berkebutuhan khusus. Ini yang bikin saya selalu bangga sama KB Kartini karena anak-anak berkebutuhan khusus pun bisa mendapat kesempatan yang sama untuk bersekolah," ungkapnya.

Selain sisi inklusivitas, ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap metode pengajaran di KB Kartini dan PAUD Daarul Muttaqien yang fokus menggembleng mental serta spiritual sejak usia dini.

"Tadi sudah kita lihat ada yang jadi MC, ada yang baca doa, ada yang jadi penerima tamu. Alhamdulillah anak-anak kita diajarkan untuk berani tampil. Mental dan spiritual anak-anak kita memang harus digembleng sejak dini," tegasnya.

Wabup Intan mengucapkan selamat kepada anak-anak dan orang tua yang telah menyelesaikan sekolah di TK dan naik kelas.

Baca Juga: Pecah Rekor! Pelayanan MANTAP JASA di Kecamatan Tigaraksa Diserbu Warga di Malam Hari, Ini Layanan yang Tersedia

"Mudah-mudahan anak-anak ini bisa menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta berprestasi yang mampu membanggakan orang tua dan daerah," pungkasnya.

Rangkaian Kegiatan Jelang Tahun Ajaran Baru

Sementara Kepala Sekolah, Lilis Jahrotul Ulum, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.

Dimulai dari Open School, pentas seni dan ajang kreatifitas serta Market Day yang berkolaborasi dengan kegiatan kewirausahaan dari guru dan juga komite sekolah.

"Kegiatan hari ini adalah bentuk apresiasi rasa syukur dan bahagia. Insya Allah, mudah-mudahan lelahnya menjadi ibadah buat kita semua," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.