Tiga Kapal Perang Pakistan Bersandar di Dermaga Tanjung Priok, Ada Apa?

AKURAT JAKARTA – Tiga kapal perang Pakistan bersandar di Jakarta. Kapal perang ini tiba di Dermaga IKT eks-Presiden, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/5/2026).
Ketiga kapal tersebut adalah Pakistan Navy Ship (PNS) Taimur, kapal selam Hangor, dan PNS Aslat.
Kedatangan mereka dalam rangka kunjungan kehormatan kepada TNI Angkatan Laut (TNI AL). Kehadiran armada ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan kedua negara.
Baca Juga: Respon Film Pesta Babi, Pengamat Politik: Jangan Kunci Papua dengan Narasi Ketertinggalan
Kedatangan armada Angkatan Laut Pakistan tersebut disambut langsung oleh Asisten Operasi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel bersama jajaran pejabat TNI AL.
Boy Yopi Hamel mengatakan, kunjungan ini bukan sekadar agenda teknis pelayaran melainkan simbol kuatnya hubungan diplomatik militer yang selama ini terus dijaga melalui komunikasi antarangkatan laut.
"Kehadiran tiga kapal perang Pakistan di Jakarta adalah simbol kuatnya hubungan bilateral. Kami berharap sinergi antara TNI AL dan Pakistan Navy semakin erat, sekaligus menjadi ajang pertukaran budaya yang positif," ujar Yopi di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Usai prosesi penyambutan di dermaga, delegasi Angkatan Laut Pakistan yang dipimpin Komandan Skuadron Kapal Perusak ke-18 sekaligus Mission Commander, Komodor Omar Farooq, langsung menuju Markas Kodaeral III di Jakarta Utara.
Omar Farooq dan rombongan disambut oleh jajaran pimpinan Kodaeral III untuk melaksanakan pertemuan bilateral tertutup. Pertemuan tersebut fokus membahas penguatan kerja sama taktis maritim dan hubungan militer kedua negara.
Selama berada di Jakarta, para awak kapal Pakistan dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan diplomatik dan sosial yang telah disusun bersama.
Agenda tersebut meliputi kunjungan kehormatan kepada pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga persahabatan, hingga jamuan diplomatik resmi di atas kapal perang Pakistan.
Selain agenda resmi militer, delegasi Pakistan juga dijadwalkan mengikuti kegiatan wisata kota (city tour) serta menggelar program kapal terbuka (open ship).
Melalui program open ship ini, prajurit TNI AL serta masyarakat umum diberikan kesempatan langka untuk melihat langsung fasilitas serta kecanggihan sistem persenjataan yang digunakan di kapal perang Pakistan.
Kunjungan kapal perang asing ke Indonesia merupakan agenda rutin dalam diplomasi pertahanan antarnegara. Kegiatan ini lazim dilakukan guna membangun kepercayaan (confidence building measures) serta meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah maritim regional.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026


