Potensi Hujan di Jabodetabek Melandai, BMKG: Sinyal Awal Transisi Musim Kemarau

AKURAT JAKARTA — BMKG merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) periode 22-23 April 2026.
Data terbaru menunjukkan adanya tren penurunan intensitas hujan di kawasan tersebut, yang dinilai sebagai indikasi kuat mulai masuknya fase transisi menuju musim kemarau.
Berdasarkan prakiraan BMKG, cakupan wilayah yang terdampak hujan lebat kini semakin terbatas.
Baca Juga: Jumlah Sekolah Swasta Gratis Bertambah Jadi 103, Disdik DKI Tambah Anggaran Jadi Rp282,4 Miliar
Meski demikian, masyarakat di sejumlah titik tetap diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi secara lokal.
Pada Rabu (22/4/2026), BMKG menetapkan status Waspada untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu.
Di wilayah tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi masih akan mengguyur.
Kondisi lebih dinamis terpantau di wilayah penyangga, di mana Kabupaten Bogor menjadi satu-satunya wilayah yang menyandang status Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, disertai ancaman angin kencang.
Memasuki Kamis (23/4/2026), potensi hujan diprakirakan hampir nihil di sebagian besar Jabodetabek. Hanya Kabupaten Bekasi yang tercatat masih berada dalam kategori Waspada.
Selebihnya, status Siaga, Awas, maupun peringatan dini angin kencang sudah tidak ditemukan di seluruh cakupan wilayah.
Penurunan drastis ini menandakan fase transisi atau pancaroba, di mana pola hujan biasanya berubah menjadi lebih lokal dengan durasi yang cenderung singkat.
BMKG menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh berkurangnya suplai uap air dan perubahan pola angin di atas wilayah Indonesia.
Walaupun hujan belum sepenuhnya berhenti, frekuensi dan luas area yang terdampak mulai menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Masyarakat tetap diharapkan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir lokal atau pohon tumbang, terutama bagi warga yang bermukim di wilayah yang masih berstatus Siaga.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







