Jakarta

Bupati Tangerang Tinjau Progres Normalisasi Kali Cirarab di Sepatan dan Pasar Kemis, Proyek Jangka Panjang Atasi Banjir

M Rahman Akurat | 22 April 2026, 08:17 WIB
Bupati Tangerang Tinjau Progres Normalisasi Kali Cirarab di Sepatan dan Pasar Kemis, Proyek Jangka Panjang Atasi Banjir
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, meninjau langsung progres normalisasi Kali Cirarab yang melintasi wilayah Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, kembali meninjau langsung progres pembongkaran bangunan liar dan proyek normalisasi Kali Cirarab yang melintasi wilayah Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis pada Selasa (21/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penataan sungai berjalan sesuai rencana guna meminimalisir risiko banjir tahunan di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kapolresta Tangerang, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR), serta jajaran camat setempat.

Baca Juga: Cegah Lonjakan Tumpukan Sampah, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Desak Pasar hingga Mal Kelola Limbah Mandiri

Kesadaran Pelaku Usaha dan Masyarakat

Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi sikap kooperatif para pelaku usaha dan masyarakat yang bersedia melakukan pembongkaran bangunan secara mandiri.

Salah satunya adalah PT. Intek yang lahannya terdampak Garis Sempadan Sungai (GSS).

"Kami sudah sampaikan dan alhamdulillah pihak PT. Intek bersedia mematuhi ketentuan GSS dan akan melakukan pembongkaran secara mandiri. Ini bentuk kepedulian terhadap kepentingan umum," ujar Maesyal Rasyid di lokasi peninjauan.

Selain di wilayah Pasar Kemis, kesadaran serupa ditunjukkan oleh tiga perusahaan di wilayah Sepatan serta warga yang secara sukarela membongkar bangunan tempat tinggal maupun tempat ibadah yang melanggar aturan sempadan.

Baca Juga: Legislator Golkar Dadiyono Soroti Potensi Pengurangan Jumlah Kursi DPRD DKI Imbas Perubahan Status Jadi DKJ, dari 106 Jadi 85 Kursi

Proyek Strategis Sepanjang 700 Meter

Normalisasi Kali Cirarab ini diperkirakan mencapai panjang sekitar 700 meter, membentang dari wilayah Gelam hingga titik lokasi PT. Intek.

Setelah proses pembersihan lahan selesai, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) akan segera melakukan pengerukan dan pembangunan turap (penurapan).

"Setelah dinormalisasi dan dilakukan penurapan, insyaAllah wilayah ini diharapkan tidak lagi terdampak banjir. Ini adalah langkah jangka panjang untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat serta para pekerja di sekitar bantaran sungai," jelas Bupati Maesyal.

Baca Juga: Dicopot dari Ketua DPRD DKI, Khoirudin Bakal Ditarik ke DPP PKS Tangani Level Nasional

Komitmen Penanganan Banjir di Semua Wilayah

Tak hanya di Kali Cirarab, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BBWS juga tengah menyiapkan infrastruktur pengendali banjir di titik lain.

Bupati Maesyal Rasyid menyebutkan bahwa wilayah Jayanti dan Kresek saat ini sedang dalam proses tender untuk pembangunan turap.

"Penanganan banjir menjadi perhatian bersama antara Pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan BBWS. Semua dilakukan secara bertahap untuk mengurangi tingkat kebanjiran di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

Pengerjaan infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi permanen dalam menjaga keamanan warga dari luapan sungai saat musim penghujan tiba. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.