Jakarta

Benda Langit Jatuh di Lampung, Ternyata Sampah Antariksa Roket China Masuk Atmosfer Bumi

Yusuf Doank | 6 April 2026, 09:45 WIB
Benda Langit Jatuh di Lampung, Ternyata Sampah Antariksa Roket China Masuk Atmosfer Bumi
Benda Langit Jatuh di Lampung, ITERA Konfirmasi Sampah Antariksa Roket China Masuk Atmosfer Bumi

AKURAT JAKARTA – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) memberikan penjelasan ilmiah terkait fenomena benda langit bercahaya yang melintasi wilayah Lampung dan pesisir utara Jawa pada Sabtu (4/4/2026) malam.

Berdasarkan analisis teknis tim Sains Atmosfer dan Keplanetan serta Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), objek tersebut dipastikan sebagai sampah antariksa, bukan meteor ataupun proyektil militer.

Fenomena yang sempat memicu spekulasi luas di media sosial ini diidentifikasi sebagai sisa bagian roket milik China, jenis CZ-3B R/B (rocket body).

Baca Juga: Sedia Payung, Hujan Ringan Guyur Jakarta Selatan dan Timur pada Senin Sore

Objek tersebut mengalami proses re-entry atau masuk kembali ke atmosfer Bumi setelah menyelesaikan masa tugasnya di orbit.

"Interpretasi awal dari staf OAIL dan dosen Prodi Sains Atmosfer menunjukkan kemungkinan besar objek ini adalah badan roket CZ-3B. Karakteristik visualnya yang bergerak relatif lambat dan tampak terfragmentasi (pecah) merupakan indikator kuat benda buatan manusia," tulis keterangan resmi ITERA, Ahad (5/4/2026).

Analisis Visual dan Akustik

Pihak ITERA menjelaskan bahwa cahaya oranye kemerahan yang terlihat oleh warga disebabkan oleh gesekan tinggi antara objek dengan lapisan atmosfer Bumi.

Proses pembakaran ini tidak hanya menciptakan pijar api yang panjang, tetapi juga memicu suara dentuman keras akibat tekanan udara, yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Fenomena ini terpantau jelas di sepanjang pesisir utara mulai dari Karawang, Kepulauan Seribu, Banten, hingga puncaknya di wilayah Lampung Timur dan Kota Metro pada pukul 20.00 WIB.

Sejumlah warga melaporkan suasana mencekam saat benda tersebut melintas dengan suara yang menggelegar.

"Kami sempat khawatir itu adalah rudal yang salah sasaran karena suaranya sangat keras dan cahayanya sangat terang melintas di atas rumah," ujar Setiawan (35), salah seorang warga Lampung Timur yang menyaksikan kejadian tersebut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y