Jakarta

Ketegangan Memuncak, Ratusan Personel Pasukan Khusus AS Tiba di Timur Tengah

Yusuf Doank | 31 Maret 2026, 07:13 WIB
Ketegangan Memuncak, Ratusan Personel Pasukan Khusus AS Tiba di Timur Tengah
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA -- Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mengerahkan ratusan personel pasukan operasi khusus ke wilayah Timur Tengah di tengah eskalasi konflik yang kian memanas dengan Iran.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari peningkatan kemampuan militer Washington di kawasan tersebut, menyusul ketegangan yang melibatkan sekutu utamanya, Israel.

Laporan dari New York Times yang dikutip Senin (30/3/2026), menyebutkan bahwa unit-unit elite seperti Army Rangers dan Navy SEALs telah tiba di lokasi strategis.

Baca Juga: DPRD DKI Andalkan Reses Jadi Jalur Aspirasi Warga, Legislator Golkar Basri Baco: Tanpa Pokok Pikiran, Ini Jadi Tumpuan

Meski dua pejabat militer AS menyatakan para komando tersebut belum menerima misi spesifik, mereka diproyeksikan untuk bersiaga di beberapa front potensial.

Fokus utama operasi disinyalir menyasar wilayah krusial seperti Selat Hormuz, fasilitas nuklir di Isfahan, hingga rencana penguasaan Pulau Kharg yang merupakan pusat ekspor minyak utama Iran.

Pengerahan ini membawa total kehadiran militer AS di Timur Tengah kini melampaui angka 50.000 personel, atau meningkat sekitar 10.000 jiwa dari jumlah biasanya.

Penambahan kekuatan ini mencakup 5.000 marinir dan pelaut yang ditempatkan untuk memberikan opsi tempur yang lebih fleksibel dan luas di medan operasi.

Selain unit elite, Pentagon juga telah menginstruksikan pengiriman 2.000 prajurit dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke posisi yang berada dalam jarak serang wilayah Republik Islam Iran.

Walaupun lokasi persis penempatan pasukan ini masih dirahasiakan, pejabat pertahanan AS mengisyaratkan bahwa pasukan lintas udara tersebut disiapkan untuk mendukung potensi operasi darat bersama korps marinir jika diperintahkan oleh Gedung Putih.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y