Jakarta

Arus Balik H+7 Lebaran, Belasan Ribu Tiket Kereta Cepat Whoosh Ludes Terjual

Yusuf Doank | 29 Maret 2026, 21:09 WIB
Arus Balik H+7 Lebaran, Belasan Ribu Tiket Kereta Cepat Whoosh Ludes Terjual
Mudik lebaran

AKURAT JAKARTA -- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat antusiasme tinggi masyarakat pada puncak arus balik Lebaran 1447 H.

Hingga Minggu (29/3/2026) siang atau H+7 Lebaran, sebanyak 12 ribu tiket kereta cepat Whoosh telah terjual dan angka tersebut diprediksi akan terus membengkak hingga menembus 20 ribu penumpang pada malam hari.

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengungkapkan bahwa peningkatan volume penumpang didominasi oleh pergerakan dari arah Bandung menuju Jakarta.

Baca Juga: Jangan Terjebak! 4 Strategi Menghindari Titik Macet saat Arus Balik Lebaran Ini Wajib Kamu Coba

Hal ini seiring dengan berakhirnya masa libur hari raya dan kebijakan bekerja dari mana saja (work from anywhere).

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, KCIC menyiagakan layanan hingga jadwal keberangkatan terakhir pukul 21.23 WIB.

Guna menjamin kenyamanan penumpang, KCIC mengoptimalkan integrasi antarmoda di seluruh stasiun, mulai dari penyediaan kereta feeder, moda transportasi daring, hingga layanan shuttle.

Fasilitas penunjang di area stasiun pun diperkuat, mencakup ruang tunggu naratama (VIP), pos kesehatan, ruang menyusui, hingga fasilitas ramah disabilitas dan penyediaan air minum gratis (water station).

Dari sisi operasional, KCIC memastikan seluruh kru dan petugas pengamanan dalam kondisi prima setelah melalui pemeriksaan kesehatan ketat.

Sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara yang mampu melaju hingga 350 km/jam, Whoosh diharapkan menjadi solusi transportasi yang efisien dan nyaman bagi masyarakat dalam menuntaskan perjalanan balik menuju ibu kota.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y