Prediksi Mudik 2026, Sebanyak146 Juta Orang Pulang Kampung, Korlantas Polri Matangkan Rekayasa Lalin

AKURAT JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai memetakan strategi pengamanan menyambut arus mudik Lebaran 1447 H atau tahun 2026.
Berdasarkan data awal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diprediksi mencapai angka fantastis, yakni 146 juta orang.
Angka tersebut menempatkan momen mudik tahun ini pada tingkat mobilitas yang sangat tinggi.
Baca Juga: Memudahkan Ibadah dan Mudik, Pemerintah Siapkan Aturan WFA Jelang Lebaran 2026
Pihak kepolisian pun terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan jutaan nyawa yang bergerak dari satu kota ke kota lain dapat terjaga keselamatannya.
Mobilitas Tinggi di Masa Libur Panjang Kasubbag Dalops Bag Ops Korlantas Polri, AKBP Renaldi Oktavian, mengungkapkan bahwa perhitungan tersebut merujuk pada tren tahun sebelumnya yang kemudian disesuaikan dengan kondisi terkini.
Pemerintah yang memberikan durasi libur Lebaran cukup panjang di tahun 2026 diprediksi menjadi faktor utama tingginya antusiasme warga untuk pulang ke kampung halaman.
Baca Juga: Prediksi Skor Stuttgart vs Koln di Bundesliga, 15 Februari 2026: Misi Bangkit Die Roten di MHP Arena
"Kalau pergerakan manusia berdasarkan survei itu kurang lebih 146 juta. Saat ini sedang dimatangkan kembali oleh pihak Kemenhub, tetapi pergerakannya tidak akan jauh dari angka tersebut," kata Renaldi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Rekayasa Lalu Lintas dan Sinergi Antarlembaga Untuk mengantisipasi kemacetan parah di titik-titik krusial, Korlantas Polri telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas yang akan dijalankan bersama Jasa Marga.
Meskipun total kendaraan belum dapat dirinci secara pasti, Polri menjamin pengawasan di jalur tol maupun jalur arteri akan diperketat.
Renaldi menambahkan, masyarakat kini memiliki banyak pilihan moda transportasi, sehingga pergerakan pemudik akan lebih tersebar.
Namun, kepolisian tetap mewaspadai puncak arus mudik mengingat banyaknya pilihan waktu keberangkatan akibat libur yang panjang.
"Tahun ini jumlahnya hampir sama dengan tahun lalu, pergerakannya cukup tinggi. Kami terus mematangkan perhitungan dan strategi di lapangan agar masyarakat bisa mudik dengan tenang dan lancar," pungkasnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







