Jakarta

Jabodetabek Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjadi Sepekan ke Depan

Ainun Kusumaningrum | 13 Agustus 2025, 12:42 WIB
Jabodetabek Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjadi Sepekan ke Depan

 

AKURAT JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi bencana hidrometeorologi.

Dalam sepekan ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jabodetabek, diprediksi akan mengalami hujan lebat dan angin kencang.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas ekstrem ini disebabkan oleh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO).

Baca Juga: Bingung Libur Panjang Kemana? Gak Usah Jauh Berikut 12 Wisata Gratis di Jakarta Jadi Pilihan Menarik

"MJO adalah fenomena gelombang atau osilasi nonmusiman di lapisan troposfer yang bergerak dari barat ke timur," terang Guswanto, dikutip dari laman BMKG, Rabu (13/8/2025).

Selain MJO, Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa Indeks Dipole Mode yang bernilai negatif juga turut andil.

Kondisi ini menyebabkan aliran massa udara dari Samudra Hindia ke Indonesia, sehingga pertumbuhan awan hujan menjadi lebih masif.

Baca Juga: Legislator Golkar Pantau Ketat Perbaikan RDF Rorotan yang Bakal Beroperasi Akhir Agustus

BMKG merinci perkiraan cuaca ekstrem yang akan terjadi:

Hujan lebat disertai kilat atau petir: 11-13 Agustus 2025 di wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Hujan lebat dengan intensitas menurun: 14-16 Agustus 2025 di Bengkulu, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan.

Angin kencang: 14-16 Agustus 2025 di Aceh, Banten, Jawa Barat, Bali, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan.

Mengingat kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Wisatawan yang berencana mengunjungi Pantai Selatan Jawa dan Bali diminta berhati-hati karena gelombang laut berpotensi lebih tinggi dari biasanya.

Demikian pula dengan aktivitas penerbangan yang mungkin terganggu oleh awan konvektif dan Cumulonimbus di beberapa wilayah.

Warga diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari BMKG terkait peringatan dini cuaca dan gelombang tinggi. (*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.