Usai Serangan AS, Parlemen Republik Islam Iran Setujui Usulan Penutupan Selat Hormuz, Indonesia Berdampak Ini

AKURAT JAKARTA - Penutupan Selat Hormuz akibat perang Iran-Israel berdampak pada Indonesia dan menjadi momentum penting.
Demikian disampaikan pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto dilansir dari Antara.
Menurutnya, penutupan teraebut menjadi momentum untuk mengakselerasi penerapan energi baru terbarukan (EBT) dan energi alternatif seperti biodiesel.
"Saatnya kita memulai untuk menjalankan rencana implementasi EBT," kata Eko.
Hal ini terlepas dari dinamika konflik yang terjadi di Timur Tengah mengingat kawasan ini selalu rawan akan konflik.
Di sisi lain pasokan energi Indonesia saat ini masih bertumpu dari Timur Tengah salah satunya.
Baca Juga: Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Masukkan Program Tanggul Raksasa Prabowo di Dalam RPJMD 2025-2029
Menurut dia, penutupan Selat Hormuz sebagai dampak atas serangan militer Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran menjadikan wake up call bagi Indonesia.
Bahwa Indonesia untuk tidak lagi menunda-nunda implementasi rencana EBT dan energi alternatif seperti biodiesel.
Terlebih lagi, ketahanan energi menjadi salah satu fokus dari Astacita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Cara terbaiknya kita harus lebih banyak melakukan upaya percepatan EBT dan energi alternatif," katanya.
Riset dan pengembangan menjadi kunci utama untuk penerapan EBT dan energi alternatif ini.
"Kalau hal ini bisa dilakukan maka ke depannya Indonesia bisa lebih survive karena tidak lagi bergantung pada energi migas," kata Eko.
Pasokan EBT dan energi alternatif seperti biodiesel sangat melimpah di Indonesia, hanya saja harga keekonomian masih menjadi tantangan utama terkait hal ini.
Namun, kalau penggunanya banyak dan luas maka harga energi dari EBT dan energi alternatif ini bisa lebih murah.
Parlemen Republik Islam Iran pada Minggu telah menyetujui usulan penutupan Selat Hormuz bagi seluruh kegiatan pelayaran menyusul serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur laut yang paling penting bagi lalu lintas pasokan minyak dunia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya




