Seniman Orkestra Ciptakan Tarian Cipta Gemilang, Maesyal Rasyid Harap Bisa Bikin Tangerang Semakin Gemilang

AKURAT JAKARTA - Calon Bupati Tangerang nomor urut 02 Mochammad Maesyal Rasyid menghadiri acara Pagelaran Seni Budaya HUT Organisasi Kesejahteraan Seniman Tangerang (Orkestra) Ke-8 di Kampung Begog, Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kamis (24/10/2024
Dalam acara tersebut, Penasihat Orkestra Maskandar menyebut bahwa pihaknya akan membentuk sebuah tarian baru khas Kabupaten Tangerang bernama "Cipta Gemilang" di tahun 2025 mendatang.
"Orkestra di tahun 2025 akan menciptakan satu budaya nasionalnya Kabupaten Tangerang dengan judul tariannya yaitu Cipta Gemilang. Insya Allah di tahun 2025 kita bisa tampilkan," ujar Maskandar.
Baca Juga: Atasi Persoalan Banjir di Kabupaten Tangerang, Maesyal Janji Akan Perbanyak Tandon dan Drainase
Lebih lanjut, Maskandar menjelaskan bahwa rencananya tarian Cipta Gemilang ini menjadi tarian khas Kabupaten Tangerang yang memadukan 4 unsur kebudayaan yang ada di Kabupaten Tangerang.
"Kemudian Tarian Cipta Gemilang memadukan berbagai unsur budaya Sunda, Jawa, Betawi, dan budaya Tiongkok. Ada pun keempat budaya tersebut menggambarkan keanekaragaman budaya di Kabupaten Tangerang," tuturnya.
Ia juga menjelaskan tarian ini mengembangkan perpaduan keempat budaya tersebut seperti Jaipong, Topeng Betawi, Cokek yang dibuat lebih halus, sebab mengingat semua gerakan disesuaikan dengan norma-norma kesopanan yang ada di Kabupaten Tangerang.
"Ada pun gerakan yang ada 10 gerakan, Di antaranya ada Sibat, Lodangan, Kepat, Selut, Lengser, Cocor Bebek, Kepat Lenggok, dan Contang Canting. Mungkin itu gerakan-gerakan yang kita akan garap," imbuhnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa tarian ini menjadi inisiatif mereka ciptakan karena melihat bahwa setiap ada kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Tangerang Ini budaya tradisinya hampir tidak ada di Tangerang.
Untuk itu, mereka pun sudah menyampaikan ke Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang terkait tarian ini dan mereka mendukung untuk dibuat secepatnya.
"Setiap ada kegiatan di Kabupaten Tangerang Itu pembuka, terkadang pake tarian-tarian orang dari Bandung, dari mana, mulanya mungkin dengan kami menciptakan ini," imbuhnya.
Ia pun berharap ke depannya mudah-mudahan tarian bisa diresmikan, bisa diterima, dan bisa diangkat menjadi salah satu budaya Tangerang asli.
"Karena Tangerang sendiri, disini emang sangat banyak sekali budaya. Ada dari Sabang sampai Merauke lah, ada semua disini mulanya. Karena ini kita bikin durasinya juga pendek, kurang lebih 7 menit," pungkasnya.
Terkait hal ini, Calon Bupati Tangerang nomor urut 02 Mochamad Maesyal Rasyid mendukung agar tarian dapat diresmikan. Ia berharap melalui tarian ini Kabupaten Tangerang dapat semakin gemilang.
"Alhamdulillah jadi Cipta Gemilang sebagai pondasi dasar untuk mencapai Tangerang semakin gemilang," ujarnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026



