Tingkatkan Literasi Warga Kabupaten Tangerang, Pasangan MADANI Janji Akan Perbanyak Perpustakaan

AKURAT JAKARTA - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid-Intan Nurul Hikmah (MADANI) berjanji akan menciptakan generasi emas di Kabupaten Tangerang dengan meningkatkan dan memperkaya literasi masyarakatnya.
Untuk mewujudkan hal itu, Calon Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan bahwa pasangan MADANI akan menciptakan dan menambah perpustakaan di Kabupaten Tangerang.
"Setiap kecamatan juga akan diciptakan perpustakaan. Tentunya, agar minat baca masyarakat meningkat, karena minat baca masyarakat Kabupaten Tangerang terbilang rendah," kata Intan kepada wartawan, Senin (7/10/2024).
Baca Juga: Hadirkan Program SETARA, Maesyal-Intan Janjikan Pembangunan 250 Asrama Ponpes dan 150 Sanitasi
Menurutnya, bagaimana bisa menciptakan Kabupaten Tangerang semakin gemilang dan menciptakan generasi emas serta unggul jika minat baca masyarakat masih rendah.
"Padahal, buku merupakan jendela dunia, yang diartikan bahwa dengan membaca buku seseorang dapat menambah ilmu pengetahuan hingga ujung dunia,"ujarnya.
"Membaca buku pengetahuan tentunya sangat penting. Untuk memperkaya ilmu pengetahuan, " tukasnya.
Baca Juga: Sport Centre Kelapa Dua Berubah Warna Jadi Orange, Ribuan Kader PKS Siap Menangkan Maesyal-Intan
Sebelumnya, Calon Wakil Bupati Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengunjungi taman baca di Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Tangerang, Banten, pada Jumat (4/10/2024).
Dalam kunjungannya tersebut, Intan berjanji akan memperbanyak taman baca masyarakat (TBM) di Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) agar memiliki wawasan yang luas dan berdaya saing tinggi.
"Untuk menciptakan generasi yang unggul dan gemilang kedepannya. Generasi muda juga harus ditingkatkan lagi literasinya. Maka dari itu, taman baca masyarakat harus diperbanyak," ujar Intan.
Ia mengaku, saat dirinya berkunjung ke taman baca di Desa Bojong, dirinya melihat banyaknya dampak positif TMB di wilayah tersebut, khususnya bagi anak-anak di desa itu.
"Karena, membuat anak-anak di sana tidak terfokus untuk bermain gadget dan medsos, yang notabene kurang memberikan pendidikan kepada generasi muda," katanya.
Untuk itu, lanjutnya, dirinya pun melihat anak-anak di sana lebih banyak membaca buku. Sehingga, mereka kaya akan pengetahuan yang di mana buku sebagai jendela dunia untuk menambah pengetahuan seseorang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









