MADANI Hadapi Banyak Tekanan Selama Masa Kampanye, Intan Harap Diberi Kesabaran saat Pimpin Kabupaten Tangerang

AKURAT JAKARTA - Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 2, Intan Nurul Hikmah menceritakan perjuangan pasangan Maesyal-Intan (MADANI) dalam menghadapu kampanye Pilkada ini yang penuh tekanan dan emosional.
Hal ini disampaikannya saat acara silaturahmi bersama relawan tim Maesyal-Intan (MADANI) di Ruko District 91 BSD City, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (2/12/2024).
Mantan Wakil DPRD Kabupaten Tangerang itu menjelaskan, dalam perjalanan ini dirinya bersama Maesyal harus menghadapi musibah dengan ditinggal salah satu orang tua mereka.
"Saya dan Pak Maesyal ditinggal orang tua nggak sampe jeda 4 bulan. Pak Maesyal duluan ditinggal ibunya. Tiba-tiba, ayah saya meninggalkan saya pas di bulan Oktober sedang mendekati masa kita mau pencoblosan," ujar Intan.
Dengan kejadian tersebut, lanjut Intan, rasa emosional, pikiran, dan tenaga dirinya sangat luar biasa terkuras. Apalagi, tiga hari setelah orang tuanya meninggal, ia harus menghadapi berbagai tekanan dari luar.
"Bayangkan bagaimana secara psikologi, saya harus memulihkan perasaan-perasaan sedih saya, supaya bisa konsentrasi. Walaupun di gempur sana-sini," katanya.
Namun, dirinya malah bersyukur dengan berbagai tekanan yang dilakukan salah satu paslon membuat masyarakat Kabupaten Tangerang dapat menilai bagaimana cara paslon tersebut memimpin nanti.
"Tapi saya bersyukur ya, makin mereka jor-joran, makin orang bisa melihat betapa bar-barnya calon pimpinan yang bakal memimpin kabupaten," ujarnya.
Kemudian, dirinya bersama Maesyal berusaha tenang untuk menghadapi tekanan tersebut. Ke depan, ia pun berharap agar pihaknya dapat diberi kesabaran untuk memimpin Kabupaten Tangerang dalam 5 tahun ke depan.
Baca Juga: Andra Soni-Dimyati Kalahkan Airin-Ade di Pilgub Banten, Siap Wujudkan Banten Jujur dan Amanah
"Jadi, saya hanya berpikir mudah-mudahan, ke depan dalam memimpin kabupaten Tangerang bersama pak Maesyal ini, diberikan sabar yang lebih," katanya.
"Sehingga saya dan Pak Maesyal bisa berpikir dan konsentrasi menyelesaikan visi-misi yang sudah kita paparkan, ke masyarakat dalam jangka 5 tahun ke depan," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









