Jakarta

Dengan Dalih Menidurkan Anak, Panca Bunuh 4 Anaknya Satu per Satu Sambil Dibaringkan di Atas Kasur

Fadhil Dhuha Rizqullah | 11 Desember 2023, 20:31 WIB
Dengan Dalih Menidurkan Anak, Panca Bunuh 4 Anaknya Satu per Satu Sambil Dibaringkan di Atas Kasur

AKURAT JAKARTA - Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi memaparkan bagaimana tersangka Panca Darmansyah alias PD (41) menghabisi nyawa keempat anak kandungnya.

Yossi menyebut, 4 anak tersebut dibunuh dalam kondisi sadar. Artinya, mereka tidak dalam kondisi tidur. Aksi keji itu dilakukan dengan dalih ingin menidurkan anak-anaknya. 

Lalu satu per satu, dimulai dari yang paling kecil, anak-anal yang masih Balita itu dibawa ke kamar. 

"Saat itu dengan dalih ingin menidurkan atau membobokkan anaknya," katanya kepada wartawan, Senin (11/12/2023).

Baca Juga: Bak Pembunuh Berdarah Dingin, Ini yang Dilakukan Tersangka Panca Usai Membunuh 4 Anaknya, Dijerat Pasal Berlapis dan Terancam Hukuman Mati

Yossi menyebut, tersangka membekap baik mulut maupun hidung anak-anaknya saat berada di atas kasur, selama kurang lebih 15 menit.

"Setelah itu, tersangka mencoba meyakinkan apakah anak tersebut sudah dalam kondisi meninggal atau belum dengan cara menempelkan telinga kirinya ke bagian dada anaknya untuk mendengarkan apakah masih ada detak jantungnya," jelas Yossi.

Keji dan tanpa belas kasihan, tersangka melanjutkan aksi pembunuhan ke anak-anaknya yang lain. Mereka yang sudah tewas kemudian dibaringkan berjejer di atas kasur.

"Setelah diyakinkan sudah meninggal, barulah aksi kejinya dilanjutkan ke anaknya yang ketiga, begitu pula hal yang serupa dilakukan ke anaknya yang ke dua hingga yang pertama," katanya.

Baca Juga: Titik Kumpul Fest 2024: Tempat Kumpulnya Para Musisi Tanah Air, Bakal Digelar di Stadion Madya GBK, Catat Tanggalnya

Sebelumnya, empat orang anak ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terkunci di sebuah kamar di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2024).

Dua anak perempuan berinisial VA (6) dan S (4), dan dua anak laki-laki berinisial Ar (3) dan As (1).

Saat peristiwa terjadi, istri pelaku sedang dirawat di RSUD Pasar Minggu, akibat dianiaya pelaku pada Sabtu (2/12/2024).

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan pesan bertuliskan 'puas bunda, tx for all' berwarna merah di lantai. Diduga tulisan itu dibuat dengan darah pelaku. (*)







Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.