Jakarta

Fakta Baru Kematian Siswi SDN 06 Petukangan Utara, Kursi Jadi Petunjuk Penting

Ainun Kusumaningrum | 27 September 2023, 18:32 WIB
Fakta Baru Kematian Siswi SDN 06 Petukangan Utara, Kursi Jadi Petunjuk Penting

AKURAT JAKARTA - Polisi mengungkap fakta baru kasus kematian siswi SDN 06 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, inisial RYT (13).

Diduga terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah. Korban jatuh itu sebelumnya sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Fatmawati namun nyawanya tidak tergolong.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan, penyidik mendapatkan barang bukti kursi yang digunakan korban untuk memanjat tembok.

“Jadi kami mendapatkan di TKP ada barang bukti berupa tempat duduk, yang mana itu digunakan yang bersangkutan memanjat dan melompat,” ujar Bintoro kepada wartawan, Rabu (27/9/2023).

Selain kursi, Bintoro menyebutkan, polisi juga mengantongi barang bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Meski demikian, ia belum mengungkap lebih jauh perihal isi rekaman.

Baca Juga: Siswi Terjatuh di SDN 06 Petukangan Utara Usai Dibully? Begini Kata Disdik DKI

“Kami juga mendapatkan CCTV yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut,” ujarnya. .

Sebelumnya diberitakan, Paman korban, Jafar Musahid, memberikan keterangan bahwa dugaan awal korban sengaja melompat dari lantai 4 sekolah, akibat tekanan yang dialaminya.

Korban disebut sering dapat perundungan dari teman-temannya. 

Baca Juga: Motif Pembunuhan Wanita di Mall Central Park, Polisi Dalami Pelaku dan Korban Tak Saling Kenal

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro memastikan korban bukan melakukan percobaan bunuh diri. Hal tersebut sesuai dengan keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa.

"Lagi main main di pilar terjatuh. Iya bukan bunuh diri. Kan ada yang lihat juga posisi dia, di situ dari gurunya," katanya.

Terkait kejadian ini, Tedjo mengaku telah meminta keterangan sejumlah teman-teman korban termasuk guru-guru yang saat itu ada di lokasi.

Dia juga membantah bahwa siswa SD itu merupakan korban perundungan oleh teman-temannya.

"Tidak ada (perundungan). Sementara yang kita tanya-tanya, tidak ada itu di sekolah. Apalagi masih-masih anak SD. Tadi, kita juga tanya guru mereka," ujarnya.

Kronologi detik-detik terjadi peristiwa itu pukul 08.00 WIB. Korban saat itu sedang bermain dengan teman-teman sekelas di pilar lantai 4 gedung sekolah.

Saat itu korban bermain di pilar dengan temannya. Saat bermain tersebut korban terjatuh.

"Korban tidak lompat. Dia main-main di pilar terjatuh," katanya.

Sementara itu Tedjo menambahkan jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga dan sudah dimakamkan.

Sebelumnya, viral di media sosial Instagram pada akun @lensa_berita_jakarta tentang dugaan seorang bocah mengenakan seragam merah dan putih tergeletak di lapangan sekolah.

"Seorang pelajar SDN 06 Petukangan Utara, Pesanggrahan Jakarta Selatan diduga lompat dari lantai 4 sekolahnya siang hari ini," demikian narasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.