Kecelakaan Maut Motor Tabrak Pohon di Turunan Menikung, Pasangan Sejoli Tewas

AKURAT.CO - Kecelakaan maut di Semarang, dua orang pasangan sejoli tewas usai motor yang dikendarai menabrak pohon di jalan turunan.
Kecelakaan maut tepatnya terjadi di turunan Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang pada Sabtu (16/9/2023) sekira pukul 03.15 WIB.
Korban tewas Nabil Fadula (22) warga Jatisari, Mijen, Kota Semarang. Satu lagi perempuan yang dibonceng belum diktehaui identitasnya.
Baca Juga: Kebakaran Museum Nasional, Sulit Bedakan Puing dan Benda Bersejarah
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang Ipda Agus Trihandoko kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut.
Kronologi kecelakaan berawal saat Yamaha XMax nopol H 4680 YY melaju dari arah selatan atau dari kawasan BSB menuju ke utara atau ke arah pasar Ngaliyan.
Apes, saat oleng kiri motor tabrak pohon di pinggir jalan turunan sehingga terjadi kecelakaan tunggal.
Baca Juga: ADA ADA AJE: Pilih Bunuh Anak Ketimbang Dicerai Suami
Akibatnya, dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala.
Tips Aman Berkendara
1. Pastikan kondisi kendaraan baik
Kondisi kendaraan sangat krusial, pastikan motor atau mobil anda dalam kondisi prima. Cek oli mobil, mesin, lalu cek juga tekanan angin pada ban mobil atau motor.
Baca Juga: Kalahkan Persik 2-1, Persija Naik Peringkat dan Akhiri Rentetan Hasil Buruk
2. Pastikan terlihat pengendara lain
Saat di jalan raya, pastikan Anda mudah dilihat saat berada di jalanan juga sangat penting, terutama jika Anda berkendara di malam hari.
Tujuannya adalah untuk menghindari orang lain yang lalai dan dapat membahayakan Anda dalam perjalanan.
3. Gunakan alat pelindung diri
Bagi pengendara kendaraan roda dua harus pakai alat pelindung diri lengkap mulai dari helm berstandar SNI, jaket, celana panjang dan sepatu.
Sedangkan untuk mobil, pakailah seat belt dan airbag. Pastikan bahwa anda sudah mengenakan alat pelindung diri lengkap dan sesuai dengan ketentuan.
4. Pastikan kondisi sehat dan prima
Pastikan Anda dalam kondisi yang sehat bugar, tidak mengantuk, tidak dalam efek obat atau pun alkohol, dan kondisi prima untuk bisa berkonsentrasi penuh selama berkendara.
5. Jaga jarak dengan pengendara lain
Jaga jarak kendaraan Anda dengan pengendara lain. Pastikan bahwa jarak kendaraan tidak terlalu dekat, untuk menghindari dari hal yang tidak diinginkan.
6. Hindari kemudi malam hari jika tak sehat
Mengemudi di malam hari lebih berbahaya dibandingkan dengan siang hari, karena dengan minimnya jarak pandang. Maka dari itu, perlu konsentrasi penuh bagi pengemudinya.
7. Selalu taati aturan berkendara
Ada banyak sekali aturan yang harys Anda taati. Pelajari aturannya, dan taati terus aturan berkendara yang baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 3Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 4Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





