Jakarta

Gang Kober Gambir Kebakaran, Diduga Api Berasal dari Kompor Gas

Ainun Kusumaningrum | 24 Agustus 2023, 09:00 WIB
Gang Kober Gambir Kebakaran, Diduga Api Berasal dari Kompor Gas

AKURAT.CO - Kebakaran menghanguskan pemukiman padat di Jalan Gang Kober, Kelurahan Petojo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/8).

Sebanyak 28 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Berdasarkan laporan yang diterima, api sudah berkobar di permukiman warga sejak pukul 20.20 WIB. 

Baca Juga: Polusi Udara Jakarta Memburuk, Pemerintah Pusat Minta Karyawan Swasta WFH

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.25 WIB. Adapun proses pemadaman dimulai pukul 20.27 WIB.

Perambatan api berhasil dilokalisir sekitar pukul 22.18 WIB. Dari informasi yang dihimpun, api sudah mulai berangsur padam.

Proses pendinginan dinyatakan pukul 22.40 WIB.

Baca Juga: Waspada Aksi Penipuan Aplikasi Kencan, Kerugian Korban Ratusan Juta

Saat ini petugas berupaya mengurai material yang terbakar agar tidak menyisakan api maupun asap panas.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan, penyebab kebakaran berasal dari kompor gas.

Api kemudian dengan cepat merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Baca Juga: Ungkap Peredaran Narkoba Senilai Rp 3 Miliar, Polres Depok Tangkap 4 Pelaku

Kebakaran melanda RW 8, meliputi empat RT yakni RT 02, 03, 04, dan 05. Sebanyak 240 kepala keluarga atau 960 jiwa terdampak dari peristiwa kebakaran tersebut.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyebut, 16 unit dari Jakarta Pusat, empat unit Jakarta Barat, empat unit Jakarta Selatan, dua unit Jakarta Timur, serta dua unit dari Dinas Gulkarmat.

"Sebanyak 28 unit dan 84 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman," dikutip dari Instagram (@humasjakfire), Rabu (23/8).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.