Usut Korupsi Pemotongan Upah Pungut Bappenda Bogor, KPK Sita Rp 1,5 Miliar

AKURAT JAKARTA - KPK terus mendalami kasus dugaan korupsi pemotongan upah pungut di lingkungan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.
Dalam perkembangan penyidikan terbaru, tim penyidik memeriksa empat pejabat Pemkab Bogor sekaligus menyita uang tunai senilai Rp 1,5 miliar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, keempat saksi diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Baca Juga: Kasus Pajak, KPK Geledah Kantor Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor
Mereka yang diperiksa yakni Kepala Bappenda Kabupaten Bogor Adi Mulyadi, PPPK Bappenda Gandhi Sukmana, Kepala Subbagian Keuangan Bappenda Rizki Setiawan, serta Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor Yunita Mustika Putri.
Pemeriksaan ini merupakan yang pertama bagi para saksi setelah KPK menaikkan status perkara tersebut ke tahap penyidikan.
Tim penyidik cecar para saksi terkait mekanisme pemungutan upah pungut hingga praktik pemotongan ilegal di Bappenda.
"Penyidik mendalami kembali keterangan dari para saksi berkaitan dengan proses dan mekanisme pemungutan upah pungut yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor, serta dugaan pemotongan yang dilakukan oleh para oknum di lingkungan Pemkab Bogor," kata Budi di Jakarta, Senin (31/8/2026).
Selain menginterogasi para saksi, lembaga antirasuah ini juga meresmikan penyitaan dana sebesar Rp 1,5 miliar yang sebelumnya telah diamankan pada tahap penyelidikan.
Terkait pemeriksaan Kepala BKPSDM Yunita Mustika Putri, KPK menyebut penyidik menggali sejauh mana pengetahuan yang bersangkutan mengenai alur pemotongan upah tersebut.
Namun, KPK belum menyimpulkan keterlibatan pihak tertentu karena masih mencocokkan seluruh keterangan saksi dengan alat bukti yang dikantongi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






