Jakarta

Diduga Pembakaran Sampah, Kebakaran 40 Rumah Hangus di Duren Sawit

Yusuf Doank | 26 Agustus 2026, 08:45 WIB
Diduga Pembakaran Sampah, Kebakaran 40 Rumah Hangus di Duren Sawit
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pendidikan VII, RW 14, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2026).

Peristiwa itu diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah hingga 40 bangunan terbakar dengan korban 84 jiwa.

Ketua RT 04/RW 14, Dwi mengatakan bahwa mayoritas bangunan yang terbakar merupakan tempat tinggal berkonstruksi semipermanen.

Baca Juga: Upaya Pemulihan Strategis Pascakebakaran Desa Adat Sade

"Ada 40 bangunan, 39 rumah semipermanen (rumah bedeng) dan satu rumah permanen utuh, rumah warga," kata Dwi, Selasa (25/8/2026).

Dwi menjelaskan, titik awal api diduga berasal dari salah satu rumah warga yang sedang kosong.

Material bangunan yang didominasi kayu dan tripleks serta posisi antar-rumah yang rapat membuat kobaran api merambat cepat.

Warga setempat, Baskoro, menduga kebakaran berkait erat dengan kebiasaan membakar sampah sembarangan di sekitar area pemukiman padat tersebut.

Menurutnya, kontrakan yang menjadi titik awal kobaran api dalam kondisi kosong dan aliran listrik sudah dimatikan.

"Ini rumah semipermanen, sebetulnya secara hukum ilegal. Sudah berapa kali suka bakar sampah sembarangan," ujar Baskoro.

Petugas Piket Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Mardiyanto, mengerahkan 18 unit armada damkar beserta 90 personel untuk memadamkan api di area seluas 400 hingga 600 meter persegi tersebut.

"Kita luncurkan 18 unit pendukung dengan 90 personel. Yang terbakar ini kontrakan dan lapak," jelas Mardiyanto.

Meski dugaan mengarah pada pembakaran sampah, pihak damkar menyatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Petugas memfokuskan penanganan pada proses pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara api di bawah puing-puing bangunan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y