Dramatis! Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makassar Terbakar di Perairan Sumenep, Kemenhub Evakuasi 250 Penumpang

AKURAT JAKARTA - Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dilaporkan mengalami kebakaran hebat di perairan Sumenep, Laut Jawa, pada Minggu (2/8/2026).
Insiden ini memicu kepanikan massal di atas kapal yang mengangkut ratusan penumpang tersebut. Dalam video yang viral terekam kepanikan para penumpang.
Berdasarkan video yang diunggah oleh akun X (Twitter) @Miminwashere, asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menyebar cepat ke berbagai bagian kapal.
Dalam rekaman tersebut, suasana mencekam dan kepanikan penumpang sangat terasa. Sejumlah penumpang yang dirundung rasa takut terlihat langsung mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di area geladak kapal untuk menyelamatkan diri.
Proses Evakuasi dan Kendala Awal Tim SAR
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengonfirmasi bahwa KM Mutiara Sentosa 2 sedang mengangkut sekitar 250 orang saat kebakaran terjadi.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, menjelaskan bahwa tantangan terbesar pada tahap awal operasi penyelamatan adalah melacak kapal lain yang posisinya paling dekat dengan lokasi kejadian.
“Pada saat kami terima laporan, kendala kami baru itu, jadi kami baru bisa memonitor awal itu ada kapal apa saja yang terdekat di sana," ujar Didit.
Beruntung, tim SAR segera mendapatkan kepastian bantuan. Dua kapal yang berada di sekitar lokasi, yaitu TB Hasnur 26 dan Meratus Project 3, berhasil mendekati posisi KM Mutiara Sentosa 2.
Kedua kapal ini menjadi ujung tombak aksi penyelamatan awal sebelum bantuan kapal lain tiba di lokasi.
Baca Juga: UI Ubah Program Vokasi Jadi Sekolah Vokasi, Ternyata Dampaknya Lebih Besar dari Sekadar Ganti Nama
Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Korban
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat dalam menangani insiden darurat ini. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan cepat, aman, dan optimal.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa tidak ada kompromi terkait keselamatan para korban di tengah laut Jawa tersebut.
“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif,” tegas Masyhud dalam keterangan resminya, Minggu (2/8/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


