Jakarta

Dramatis! Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makassar Terbakar di Perairan Sumenep, Kemenhub Evakuasi 250 Penumpang

M Rahman Akurat | 2 Agustus 2026, 16:56 WIB
Dramatis! Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makassar Terbakar di Perairan Sumenep, Kemenhub Evakuasi 250 Penumpang
KM Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dilaporkan terbakar di Perairan Sumenep - (istimewa)

AKURAT JAKARTA - Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dilaporkan mengalami kebakaran hebat di perairan Sumenep, Laut Jawa, pada Minggu (2/8/2026).

Insiden ini memicu kepanikan massal di atas kapal yang mengangkut ratusan penumpang tersebut. Dalam video yang viral terekam kepanikan para penumpang.

Berdasarkan video yang diunggah oleh akun X (Twitter) @Miminwashere, asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menyebar cepat ke berbagai bagian kapal.

Dalam rekaman tersebut, suasana mencekam dan kepanikan penumpang sangat terasa. Sejumlah penumpang yang dirundung rasa takut terlihat langsung mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di area geladak kapal untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga: Beasiswa Khusus Perempuan Prodi Nakes: Pendaftaran Dibuka hingga 21 Agustus 2026, Cek Syarat dan Ketentuan di Sini!

Proses Evakuasi dan Kendala Awal Tim SAR

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengonfirmasi bahwa KM Mutiara Sentosa 2 sedang mengangkut sekitar 250 orang saat kebakaran terjadi.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, menjelaskan bahwa tantangan terbesar pada tahap awal operasi penyelamatan adalah melacak kapal lain yang posisinya paling dekat dengan lokasi kejadian.

“Pada saat kami terima laporan, kendala kami baru itu, jadi kami baru bisa memonitor awal itu ada kapal apa saja yang terdekat di sana," ujar Didit.

Beruntung, tim SAR segera mendapatkan kepastian bantuan. Dua kapal yang berada di sekitar lokasi, yaitu TB Hasnur 26 dan Meratus Project 3, berhasil mendekati posisi KM Mutiara Sentosa 2.

Kedua kapal ini menjadi ujung tombak aksi penyelamatan awal sebelum bantuan kapal lain tiba di lokasi.

Baca Juga: UI Ubah Program Vokasi Jadi Sekolah Vokasi, Ternyata Dampaknya Lebih Besar dari Sekadar Ganti Nama

Kemenhub Prioritaskan Keselamatan Korban

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat dalam menangani insiden darurat ini. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan cepat, aman, dan optimal.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa tidak ada kompromi terkait keselamatan para korban di tengah laut Jawa tersebut.

“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif,” tegas Masyhud dalam keterangan resminya, Minggu (2/8/2026).

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.