Jakarta

Dua Sekolah di Jalan Tambak Menteng Terpaksa Belajar Jarak Jauh atau PJJ, Buntut Bentrokan Maut, Tunggu Sampai Situasi Kondusif

M Rahman Akurat | 27 Juli 2026, 16:40 WIB
Dua Sekolah di Jalan Tambak Menteng Terpaksa Belajar Jarak Jauh atau PJJ,  Buntut Bentrokan Maut, Tunggu Sampai Situasi Kondusif
Dua sekolah menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka imbas bentrokan di Jalan Tambak, Menteng (Laode/Akurat Jakarta)

AKURAT JAKARTA – Bentrok antar kelompok warga yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berdampak pada aktivitas pendidikan.

Yayasan Raudlotul Athfal dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Karisma yang berada di kawasan Masjid Jami Matraman menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka pada Senin (27/7/2026).

Seluruh murid tingkat TK dan SD menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sambil menunggu situasi di sekitar lokasi benar-benar kondusif.

Baca Juga: Buntut Ucapan Ulang Tahun untuk Tissa Biani, Maia Estianty Dituding Pilih Kasih oleh Netizen

Camat Menteng, Nurhelmi Savitri, mengatakan belum ada kepastian hingga kapan sistem PJJ akan diberlakukan.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi agar orang tua merasa lebih tenang di tengah situasi pascabentrok.

"Saya rasa kalau memang sudah kondusif bisa langsung kembali. Belum ada kepastian (sampai kapan PJJ). Mungkin mengantisipasi saja sampai ada, apa namanya, menentramkan ya orang tuanya biar nyaman juga mungkin anaknya lebih baik. Yang penting proses belajar mengajarnya masih langsung," ujar Nurhelmi saat ditemui di sekitar Jalan Matraman Dalam, Menteng, Senin (27/7/2026).

Pantauan Akurat Jakarta di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB menunjukkan tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Meski demikian, masih ada sejumlah orang tua yang sempat mengantarkan anaknya ke sekolah karena belum mengetahui adanya pemberitahuan mengenai pelaksanaan PJJ.

Baca Juga: Buka Festival Kampung Budaya Kemuning, Bupati Tangerang Dorong Edukasi Batik dan Anyaman untuk Pelajar

Setelah mendapat informasi dari pihak sekolah, mereka pun kembali ke rumah untuk mengikuti pembelajaran secara daring.

Sementara itu, aparat gabungan TNI-Polri masih bersiaga di kawasan Jalan Matraman Dalam dan sekitarnya guna mengantisipasi bentrokan susulan.

Diketahui, bentrok antarkelompok warga pecah di sekitar Jalan Tambak pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dan berlanjut hingga Senin dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat hingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.