Jakarta

Tragedi Pipa PAM Jaya di Cipayung: 3 Pekerja Tewas di Gorong-Gorong Sedalam 7 Meter

M Rahman Akurat | 11 Juli 2026, 21:27 WIB
Tragedi Pipa PAM Jaya di Cipayung: 3 Pekerja Tewas di Gorong-Gorong Sedalam 7 Meter
Proses evakuasi 3 pekerja yang tewas di proyek PAM Jaya.

AKURAT JAKARTA — Tragedi memilukan menimpa proyek pembangunan pipa PAM Jaya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Tiga orang pekerja ditemukan tewas di dalam lubang gorong-gorong sedalam tujuh meter di Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung, tepat di dekat Halte Transjakarta Pintu 3 TMII.

Insiden yang terjadi pada Kamis (9/7/2026) ini memicu sorotan tajam terkait penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek infrastruktur.

Baca Juga: Bocoran Spesifikasi BYD Denza B5, Lebih Bertenaga dari SUV Konvensional, Pakai Audio Devialet dan Kulkas Mini, Desainnya Gagah Mantap!

Kronologi: Upaya Penyelamatan Berujung Fatal

Peristiwa ini bermula saat salah satu pekerja turun ke dalam lubang gorong-gorong berdiameter sekitar 60 sentimeter.

Di tengah pengerjaan, pekerja pertama dilaporkan lemas dan pingsan di dasar lubang.

Melihat rekan mereka tidak berdaya, pekerja kedua segera turun dengan maksud memberikan pertolongan.

Namun, ia justru ikut tidak sadarkan diri di dalam lubang yang sempit tersebut.

Hal serupa kembali terjadi ketika pekerja ketiga mencoba masuk untuk mengevakuasi kedua rekannya.

"Jadi temannya mau menolong, kemudian jatuh, dan ada satu lagi ikut jatuh juga. Jadi semua ada tiga orang yang masuk gorong-gorong itu," jelas Muncul, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur.

Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Swiss di Piala Dunia, 12 Juli 2026: Dapatkah La Albiceleste Lolos ke Semifinal dengan Mudah?

Petugas penyelamat yang tiba di lokasi langsung melakukan proses evakuasi dari dasar gorong-gorong yang sempit tersebut. Sayangnya, ketiga korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.