Alibi Curah Hujan Ekstrem, Walhi Sebut Kerusakan Hutan Batang Toru Jadi Pemicu Utama Bencana

AKURAT JAKARTA – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara menyoroti bahwa bencana yang menghantam wilayah seperti Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng), Mandailing Natal, dan Kota Sibolga, bukan semata dipicu curah hujan tinggi, melainkan kerusakan hutan yang semakin parah.
Manajer Advokasi dan Kampanye Walhi Sumut, Jaka Kelana Damanik, menuding kerusakan ekosistem Hutan Batang Toru sebagai faktor utama.
Dimana hutan tersebut merupakan habitat berbagai spesies langka, termasuk Orangutan Tapanuli.
Baca Juga: Ini Dia Kronologi Tumbler Tuku yang Viral Buntut Seret Petugas KAI
Jaka melanjutkan bahwa tudingan adanya campur tangan manusia yang signifikan ini didukung oleh viralnya video di media sosial yang menunjukkan kayu gelondongan terbawa arus banjir.
Tak hanya itu, citra satelit yang memperlihatkan kondisi hutan yang gundul di sekitar lokasi bencana juga menjadi pendukung yang menguatkan.
Adapun karena bukti tersebut Jaka tegas membantah pernyataan pemerintah yang cenderung menyalahkan curah hujan ekstrem.
Dikutip dari Tribun Medan, Ia menjelaskan bahwa laju deforestasi di wilayah ini sulit dibendung karena perusahaan-perusahaan yang beraktivitas di ekosistem Batang Toru melakukan penebangan pohon dengan berlindung di balik izin yang dikeluarkan pemerintah.
Baca Juga: Buntut Tumbler Hilang, KAI Commuter Tegaskan Barang Bawaan Penumpang
Walhi mengaku sudah berulang kali mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan tropis Batang Toru.
Namun sayangnya, peringatan tersebut tak diindahkan yang kini justru berdampak pada banjir bandang yang terjadi di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengonfirmasi bahwa hingga Rabu (26/11/202 5), jumlah korban meninggal dunia tercatat naik menjadi 24 orang. Total terdapat 72 korban terdampak, dengan 5 orang masih dalam pencarian.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






