Pasca Dihadang Sopir Angkot M02, Mikrotrans JAK41 Pulogadung - Kp. Melayu Tidak Beroperasi, Kadishub DKI: Kita Akan Cek Lapangan!

AKURAT JAKARTA - Layanan Mikrotrans Jaklingko rute Pulogadung - Kp. Melayu (JAK41) untuk sementara tidak beroperasi melayani pelanggan.
Penghentian layanan ini disebabkan oleh aksi penghadangan dan penutupan jalur di Jl. Persahabatan Raya oleh oknum pengemudi angkutan reguler M02.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan bahwa saat ini, petugas Transjakarta didukung aparat keamanan dan instansi terkait terus berkoordinasi dan melakukan mediasi di lokasi untuk mencari jalan keluar terbaik.
Baca Juga: Tak Perlu Obat, Ini 8 Camilan Alami Pengusir Pegal dan Pusing Setelah Kerja
"Transjakarta akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan berkomitmen untuk pemulihan layanan, agar layanan Rute JAK41 dapat segera kembali dan melayani pelanggan dengan normal," ujar Ayu dalam keterangannya, dikutip Senin (3/10/2025).
Transjakarta pun menyampaikan permohonan maaf atas terhentinya operasional layanan Mikrotrans Rute JAK41 (Pulogadung – Kp. Melayu) yang terjadi sejak Sabtu kemarin, 01 November 2025, pukul 15:47 WIB.
"Keputusan ini diambil demi menjaga keselamatan pelanggan dan petugas," tukas Ayu.
Ayu menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengertian pelanggan dalam situasi ini.
Transjakarta juga telah melaporkan insiden penghadangan ini kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mendapatkan arahan dan bantuan.
"Transjakarta terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan berkomitmen untuk pemulihan layanan, agar layanan Rute JAK41 dapat segera dibuka kembali dan melayani pelanggan dengan normal," pungkasnya.
Baca Juga: Tenang tapi Tajam, Begini Ciri Psikologis Orang yang Jarang Posting di Media Sosial
Sementara itu, Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwA pihaknya akan mengecek langsung ke lapangan atas insiden penghadangan Mikrotrans JAK41 oleh sopir angkot M02 ini.
"Terkait Jak41, memang kami akan cek ke lapangan terkait kejadian ini karena informasinya ada angkutan reguler yang berhimpitan dengan layanan Mikrotrans Jak41 dengan reguler," tutur Syafrin.
Ia menjelaskan, sebenarnya jika dilihat secara keseluruhan, rute Jak41 ini sudah dialihkan dan tidak berhimpitan dengan angkutan reguler M02.
"Jadi, dia tidak berhimpitan dan sebenarnya Jak41 ini kan sudah lama operasional, bukan baru kemarin. Jadi, ini sudah lama operasional, tapi memang ada dari pramudi angkutan reguler yang meminta untuk itu dialihkan, walaupun secara rute itu sudah berbeda," terangnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









