Usai Hilang Selama 20 Hari Saat Dalam Perjalanan Mudik, Sheila Amalia Christanti Mahasiswi Pertanian UGM Ditemukan Tewas Dalam Parit

AKURAT JAKARTA - Sheila Amalia Christanti, mahasiswi UGM yang dilaporkan hilang sejak 25 Maret 2025, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah Sheila ditemukan di dalam sebuah parit di Jalan Raya Sarangan-Cemorosewu, Magetan, Jawa Timur.
Sheila ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan setelah hilang selama 20 hari dengan kondisi motor terbalik dalam sebuah parit.
Baca Juga: Kuasa Hukum Ridwan Kamil Bantah Tuduhan Lisa Mariana Soal Permintaan Pembuatan Video Syur
Perempuan 22 tahun tersebut diduga alamai kecelakaan tunggal yang jasadnya baru ditemukan saat ada kecelakaan dilokasi yang sama.
Saat hilangnya mahasiswi Agribisnis UGM tersebut, pihak keluarga Sheila telah melakukan pencarian intensif sejak ia dilaporkan hilang.
Termasuk melakukan pelacakan melalui IMEI ponsel, Sim Card dan juga CCTV.
Berdasarkan hasil pelacakan, ponsel Sheila terakhir terdeteksi di daerah Lawu pada 25 Maret 2025 pukul 15:00 WIB.
Saat itu ada kemungkinan SIM Card terlepas dari ponsel sehingga pelacakan terhenti baik dari nomor IMEI dan juga nomor HP.
Pada sore hari sekitar pukul 17.10 WIB keluarga mendapat informasi adanya bukti CCTV Sheila keluar dari gang kos pada pukul 11.03 WIB.
Dalam rekaman CCTV terlihat korban mengendarai sepeda motor beat hitam keluaran 2018.
Serta mengenakan pakaian jaket boomber hijau, celana kulot abu dan helm hitam.
Namun sayang, usaha pencarian tersebut terhenti saat warga menemukan jenazah didalam parit dekat tikungan Lawu Gree Forest, Magetan Jawa Timur.
Hingga kini Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian Sheila.
Jasad Sheila ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan dan sulit untuk dikenali.
Baca Juga: Tegas Tidak Ada Lagi Titipan di Direksi Bank DKI, Pramono Anung: Harus Dikelola Profesional!
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Plaosan, AKP Joko melansir dari Kompas.com.
“Kondisi korban sudah mengalami perubahan, dan nyaris tidak dapat dikenali sehingga dilakukan pemeriksaan lebih dalam,” ungkapnya.
Meski begitu ayah korban dapat mengenali identitas sang anak dilihat dari behel gigi, gelang dan juga baju yang dikenakan.
“Orang tua kandung mengenali jasad tersebut dari behel, yang dipakai pada gigi dan gelang di tangannya, termasuk baju,” katanya lagi.
Usai dilakukan autopsi di RSUD dr. Sayidiman, jenazah Sheila langsung dikebumikan oleh pihak keluarga di kampung halamannya, Madiun Jawa Timur. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





