Jakarta

Biadab, Balita 2 Tahun Dicabuli Bapak Kos, Korban Alami Bercak di Mulut dan Luka di Alat Vital

Titania Isnaenin | 22 Desember 2024, 18:22 WIB
Biadab, Balita 2 Tahun Dicabuli Bapak Kos, Korban Alami Bercak di Mulut dan Luka di Alat Vital

 

AKURAT JAKARTA - Belakang viral adanya kasus dugaan kekerasan seksual terhadap balita berusia 2 tahun di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kekerasan seksual yang diduga melibatkan seorang bapak kos tersebut terungkap lewat unggahan ibu korban di akun Instagram @korbanorangbiadap.

Kronologi peristiwa bermula pada September 2024, ketika ibu korban merasa curiga setelah putrinya yang masih balita mengeluhkan rasa sakit pada bagian tubuhnya sambil menunjuk ke alat vitalnya.

Pada 1 Oktober 2024, anaknya kembali merasakan sakit saat buang air.

"Terakhir malam main ke sana 1 Oktober pun anak saya ngeluh sakit sambil pegang pipisnya," ungkap sang ibu.

Keesokan harinya, pada 2 Oktober 2024, sang ibu terkejut setelah mendapati ada bercak merah di mulut anaknya.

Hal tersebut diketahui saat ia membawa anaknya untuk berobat dan mendapati luka lain di bagian organ intim.

"Besoknya tanggal 3 saya periksa ke dokter anak dan dokter umum," katanya. 

“Dan ada lendir seperti keputihan berbau amis, jadilah kita disarankan ke dokter Bhayangkara," tulisnya lagi.

Namun saat pergi ke rumah sakit tersebut, ia justru ditolak lantaran tidak adanya  surat kepolisian.

"Tapi RS Bhayangkara menolak karena harus berlandaskan surat kepolisian,” sambungnya lagi.

Hingga pada akhirnya 4 Oktober 2024, anak tersebut dibawa ke RS Kanujoso dan bertemu dengan dokter forensik.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya empat luka robek pada organ intim korban, yang diperkirakan terjadi sekitar 2 hingga 3 hari sebelumnya.

Ibu korban yang syok lantas meminta keadilan atas tindakan kekerasan yang dialami anaknya.

Ia mengungkapkan rasa khawatir karena hingga saat ini terduga pelaku masih bebas, sementara ia dan anaknya merasa terancam.

"Saya diancam karena saya pendatang (dari Palembang), diduga pelaku merasa dirinya orang Balikpapan asli," tulisnya.

Sementara sang anak mengalami ketakutan dan enggan keluar rumah.

Atas viralnya kasus ini kemudian direspon oleh Polda Kaltim yang memberikan informasi melalui akun Instagram mereka bahwa kasus ini sudah dilaporkan dan sedang dalam penyelidikan.

"Halo sobat polri, salam presisi. Kasus tersebut sudah diterima laporannya oleh krimum Polda Kaltim dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi," akun Instagram @poldakaltim. (*)

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.