Jakarta

Lagi-lagi Kekerasan Anak di Daycare, Seorang Pengasuh Tertangkap Basah Kamera CCTV Sedang Lakukan Ini Ke Anak Asuh

Titania Isnaenin | 9 Oktober 2024, 20:44 WIB
Lagi-lagi Kekerasan Anak di Daycare, Seorang Pengasuh Tertangkap Basah Kamera CCTV Sedang Lakukan Ini Ke Anak Asuh

AKURAT JAKARTA - Kasus kekerasan di Daycare kembali terjadi menyerang anak-anak, kali ini viral sebuah rekaman CCTV menunjukkan seorang pengasuh yang melakukan penganiayaan pada balita.

Kekerasan tersebut diduga terjadi di Murni Daycare, Medan, Sumatera Utara yang memperlihatkan pengasuh tengah menyuapi anak dengan paksa.

Daycare yang terletak di Jalan Abadi Komplek Al-abadi, Medan menampilkan momen anak yang merasa tak nyaman dan menolak suapan yang diberikan oleh sang pengasuh.

Baca Juga: Simak Jadwal Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Ketiga Zona Asia

Merasa kesal, pengasuh beberapa kali menjejalkan makanan dengan paksa hingga anak terlihat seperti tersedak.

Tindakan kekerasan ini terekam oleh CCTV dan menuai kecaman dari publik.

Beberapa netizen bahkan mengutuk kekerasan pada anak yang terjadi ditempat yang seharusnya ramah anak.

Baca Juga: Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia Putaran Ketiga, FIFA Tiba-tiba Layangkan Surat Untuk Federasi Bahrain, Skuad Garuda Diuntungkan?

"Yang harusnya dapet kasih sayang malah dapet kekerasan kek gini, sedikit perlakuan yg salah ke anak aja impact nya bisa gede lah ini di asuh orang lain, kurang waktu sama orang tua, dikasarin lagi, ikut sedih liatnya," @proses_dewasa.

"Daycare lagi daycare lagi. Minimal kalo lu gabisa sabar jaga anak gak usah buka daycare atau ngelamar kerja disono ajg. Itu anak orang, bernyawa hidup argh murka banget gue liat anak kecil digituin bangsatt,"@oonad.

"Astaghfirullah, miris liatnya, sebuah pengingat buat kita kalo kerja jangan asal kerja, harus ngerti sama kerjaan yg kita ambil, kerja seprofesional mungkin walau kadang hasilnya ga sebanding tapi habit itu bakal kepake buat jangka panjang,"@pevtrpn. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.