Jamaah Pengajian di Desa Krecek Kabupaten Kediri Alami Keracunan Massal Akibat Konsumsi Makanan dan Minuman Kadaluarsa

AKURAT JAKARTA - Keracunan massal menimpa jamaah pengajian di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri pada Selasa (1/10).
Jamaah shalawat di desa tersebut diduga keracunan makanan ringan dan minuman yang telah kadaluarsa.
Dimana beberapa makanan dan minuman yang dibagikan donatur terlihat tak memiliki tanggal kadaluarsa dan sebagian lain telah digosok untuk menghilangkannya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Kediri menanggapi laporan untuk memeriksa gudang makanan milik UD Tiga Putra Grosir.
“Kami langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Saat ini kami tengah mendalami dan menyelidiki kasus ini,” ujar AKBP Bimo pada Rabu (2/10).
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah makanan dan minuman yang telah kadaluwarsa.
Bahkan ditemukan adanya indikasi bahwa pemilik gudang dengan sengaja mengganti label tersebut dan mendistribusikannya ke masyarakat.
“Kami menemukan banyak makanan dan minuman yang rata-rata sudah kedaluwarsa,” tambahnya.
Baca Juga: P Diddy Hadapi 120 Tuduhan Baru Terkait Pelecehan Seksual, 25 Diantaranya Anak-anak
Adapun pemilik gudang snack saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Kediri dan mengamankan sejumlah barang bukti yang menunjukan tumpukan makanan kadaluarsa.
“Pemilik sudah kami amankan dan saat ini berada di Mapolres Kediri,” ungkapnya.
Sementara itu, sebanyak 156 orang dinyatakan mengalami gejala keracunan setelah mengikuti pengajian di desa Krecek.
Sedangkan 10 orang diantaranya menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda.
Satu orang pasien dirawat di RS HVA dan sembilan pasien di RSKK. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






