Jakarta

Ternyata Pihak Sekolah Sudah Tau Ada Hubungan Spesial Antara Guru Dan Murid, Kepala Sekolah: Sudah Diberi Teguran Dua Kali

Titania Isnaenin | 27 September 2024, 17:03 WIB
Ternyata Pihak Sekolah Sudah Tau Ada Hubungan Spesial Antara Guru Dan Murid, Kepala Sekolah:  Sudah Diberi Teguran Dua Kali

AKURAT JAKARTA - Hubungan terlarang antara guru dengan murid di MAN 1 Gorontalo rupanya sudah diketahui pihak sekolah.

Kepala Sekolah MAN 1 Gorontalo, Rommy Bau mengungkapkan bahwa sebelum video mesum tersebut viral.

DH (57) oknum guru dan PPT (16) korban sudah diberi teguran keras agar tidak melanjutkan hubungan terlarang mereka.

Baca Juga: Agnez Mo Ngaku Pernah Tolak Ajakan Pesta di Klub Dengan Bayaran Fantastis, Hingga Batal Debut Karena Album Ditahan, Ada Hubungannya Dengan P Diddy?

Rommy menegaskan bahwa pihak kepala sekolah telah memberi teguran itu sebanyak dua kali.

Namun dari keduanya tak menghiraukan teguran sekolah. 

"Mereka itu sudah dua kali dilakukan pemeriksaan. Kami juga sudah memberikan peringatan tegas terhadap keduanya," tutur Rommy pada Kamis (26/8).

Pemeriksaan pertama dilakukan pada tahun 2023, dimana keduanya masih belum mengakui bahwa diantara mereka menjalin hubungan bak sepasang kekasih.

Baca Juga: Berawal Dari Rasa Nyaman,Oknum Guru Mesum Dengan Murid Rupanya Sudah Dilakukan Berkali-kali

Namun pada pemeriksaan kedua, istri pelaku melaporkan kejadian tersebut ke sekolah dan mengeluhkan hubungan spesial diantara guru dengan murid.

"Istri dari guru tersebut datang dan mengeluhkan terkait masalah kedekatan guru dan siswi ini. Setelah itu, pihak sekolah memberikan peringatan keras agar hubungannya tidak lagi dilanjutkan. Jika dilanggar akan ada konsekuensinya yaitu dikeluarkan dari sekolah begitu juga dengan si guru," jelasnya lagi.

Adapun sebelum video mesum tersebut viral, pihak sekolah telah lebih dahulu dan langsung menindak tegas para pelaku.

Baca Juga: Rupanya Teman Korban Sudah Curiga, Video Mesum Guru Dengan Siswi di Gorontalo Sengaja Direkam Untuk Dikirim Ke Istri Pelaku

“Begitu tahu ada video syur itu, kami langsung memberikan tindakan tegas dengan tidak memberikan lagi jam mengajar kepada guru yang bersangkutan dan melaporkan hal tersebut ke pihak kementrian agama. Sedangkan siswi yang terlibat dalam video tersebut sudah dikeluarkan dari sekolah karena dinilai melanggar aturan sekolah,” pungkas Rommy. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.