Jakarta

Gara-gara Tak Turuti Perintah Suami Untuk Tutup Lapak Jualan, Seorang Istri Diseret hingga Ditusuk Gunting Oleh Suami saat Sedang Jualan Live

Saeful Anwar | 20 Agustus 2024, 10:23 WIB
Gara-gara Tak Turuti Perintah Suami Untuk Tutup Lapak Jualan, Seorang Istri Diseret hingga Ditusuk Gunting Oleh Suami saat Sedang Jualan Live

AKURAT JAKARTA - Sebuah rekaman CCTV beredar di medoa sosial menunjukkan adanya kekerasan rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh seorang suami.

Dugaan adanya KDRT ini dilakukan oleh seorang suami (MA) kepada sang istri (VV).

Pada video CCTV yang beredar, terlihat seorang suami yang menyeret istrinya. Korban dijambak dan ditarik dari halaman rumah ke dalam rumah.

Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab KDRT Armor Toreador yang Viral di Media Sosial, Salah Satunya Dipicu Karena Ketahuan Nonton Video Syur

Di tangan kanan suami terlihat memegang senjata tajam dan sang istri dipukuli berkali-kali.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol David Y Kanitero menjelaskan bahwa insiden dugaan KDRT ini terjadi di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (18/8).

David menerangkan bahwa tindak KDRT itu bermula ketika pelaku pulang ke rumah dan meminta korban untuk menutup lapak jualannya di media sosialnya.

Baca Juga: Polisi Tangkap Suami Selebgram Pelaku KDRT di Kemang Jaksel, Video Penganiayaan Viral

Tapi karena masih terdapat pre order, korban pun belum melakukan close order seperti yang diminta tersangka.

"Hal ini pun membuat kekesalan pelaku, lalu memukul wajah VV beberapa kali lalu hingga menendang bagian perut, menggoreskan pisau ke kedua tangan pelapor," ungkap David.

Diketahui, korban mengalami luka bengkak pada bagian pelipis mata sebelah kiri dan mata sebelah kiri terdapat juga luka gores pada kedua lengan tangan serta luka bekas tusuk menggunakan gunting pada bagian kaki.

Baca Juga: Tak Hanya KDRT, Armor Toreador Diduga Terlilit Kasus Hutang Milyaran Rupiah ke Rekan Bisnisnya, Berawal Dari Kerja Sama Namun Tak Pernah Bagi Hasil

Korban telah membuat laporan di Polres Metro Tangerang Kota.

"Betul, sudah buat laporan," ucap David.

David menyebut saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi yang berkaitan.

"Langsung kita proses penyelidikan. Hari ini langsung kita proses korban," tukasnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.