Fuji Utami Disebut Idap ADHD, Ini Penjelasan Tentang Attention Deficit Hyperactivity Disorder

AKURAT.CO Fujianti Utami Putri atau Fuji menjadi pembicaraan karena didiagnosis mengidap gangguan mental ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder.
Seperti diketahui, isu Fuji mengidap ADHD ini mendadak tersebar sejak akhir bulan Desember 2023 lalu saat menjalani sesi wawancara di pesta ulang tahun Baby L.
Kala itu, mantan pacar Thariq Halilintar ini mengklaim sempat didiagnosis mengidap ADHD oleh seorang psikolog.
Saat tahu mengidap ADHD, ia pun langsung mencari tahu. Ternyata ADHD yang diidapnya membuat ia kadang suka tidak fokus ketika berjalan dan cenderung pelupa.
"Aku tahunya (mengidap ADHD) dari psikolog tahun lalu, dan aku cuma googling aja. Oh ini yang bikin aku jalan suka nabrak, taruh barang teledor, pelupa," kata Fuji.
Meski demikian, Fuji menganggap ADHD yang diidapnya bukan sesuatu buruk yang harus dikhawatirkannya.
Baca Juga: Resep Colek Seafood ala Khairul Aming yang Gurih dan Krispi, Cocok Disajikan Saat Kumpul Keluarga
“Itu bukan hal yang buruk kok, aku melihat hal itu baik karena dari ADHD aku ini menjadi kreatif, jadi mikir terus, terus jadi enggwk terlalu ambil omongan orang karena aku gampang lupa,” kata Fuji.
ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder, adalah gangguan neurobiologis yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk memperhatikan, mengendalikan impuls, dan mengelola energi yang tersisa.
Gangguan ini sering muncul pada masa kanak-kanak, meskipun beberapa individu mungkin tetap mengalami gejala hingga dewasa.
Beberapa ciri umum ADHD meliputi:
Kurangnya Perhatian
- Kesulitan mempertahankan fokus pada satu tugas atau aktivitas.
- Mudah teralihkan oleh stimulus eksternal.
- Sering terlihat lupa dalam melakukan tugas-tugas sehari-hari.
Hiperaktivitas
- Sulit untuk duduk diam atau bersikap tenang.
- Cenderung gelisah dan sering bergerak tanpa henti.
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Merah Khas Makassar dari Chef Devina, Cepat dan Praktis!
- Kesulitan mengontrol impuls dan bertindak tanpa memikirkan konsekuensi.
Impulsivitas
- Kesulitan menunggu giliran.
- Kesulitan merencanakan dan mengevaluasi konsekuensi tindakan sebelum bertindak.
Baca Juga: Single Alololo Happy Asmara Mantan Denny Caknan, Ini Lirik Lagunya
- Rentan terhadap pengambilan keputusan impulsif.
ADHD memiliki beberapa tipe utama, yaitu:
Tipe ADHD yang dominan dalam perhatian (predominantly inattentive): Ciri utama adalah kesulitan dalam mempertahankan perhatian.
Tipe ADHD yang dominan dalam hiperaktivitas-impulsivitas (predominantly hyperactive-impulsive): Ciri utama adalah hiperaktivitas dan impulsivitas.
Tipe ADHD campuran (combined type): Mencakup kombinasi gejala perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas.
Penting untuk diingat bahwa setiap individu dengan ADHD dapat menunjukkan gejala yang berbeda-beda, dan tingkat keparahan gejala juga dapat bervariasi.
Diagnosis dan pengelolaan ADHD melibatkan evaluasi oleh profesional kesehatan mental, seperti psikiater atau psikolog, dan dapat melibatkan penggunaan terapi perilaku, pendidikan, serta dalam beberapa kasus, pengobatan dengan obat-obatan tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






