Jakarta

Yuk Ketahui, Plus Minus Penggunaan Bensin Pertalite, Pertamax Hingga Pertamax Plus untuk Mobil Harian

Ani Nur Iqrimah | 3 Januari 2024, 12:34 WIB
Yuk Ketahui, Plus Minus Penggunaan Bensin Pertalite, Pertamax Hingga Pertamax Plus untuk Mobil Harian

AKURAT.CO Pemilihan bahan bakar minyak (BBM) sering menjadi kebingungan dan dibuat sesuai kondisional pemilik mobil.

Sedangkan produsen mobil, sudah banyak merekomendasikan BBM yang sesuai kebutuhan model kendaraan.

Setiap BBM yang direkomendasikan pemegang merek sendiri disesuaikan dengan karakter mesin yang disematkan pada mesin.

Baca Juga: Resep Nasi Goreng Merah Khas Makassar dari Chef Devina, Cepat dan Praktis!

Karenanya rekomendasi BBM yang diberikan produsen menjadi hal penting untuk menjaga performa mesin bekerja dengan baik, serta menjaga durability komponen mesin.

Sebaliknya, menggunakan BBM yang tidak sesuai kebutuhan dalam jangka waktu panjang bisa membuat proses pembakaran tidak sempurna dan berpotensi meningkatkan emisi gas buang yang dihasilkan mobil.

Penggunaan BBM yang sesuai dengan research octane number (RON) akan menghasilkan pembakaran yang baik di ruang mesin.

Baca Juga: Single Alololo Happy Asmara Mantan Denny Caknan, Ini Lirik Lagunya

Kelebihan dan kekurangan itulah, diperlukan rekomendasi agar pengendara menggunakan BBM dengan oktan tinggi atau sesuai dengan kebutuhan mesin mobil yang dipakai.

Berikut beberapa jenis BBM yang sesuai untuk mobil-mobil harian.

Bahan Bakar Oktan 90

Baca Juga: Ini Sederet Gebrakan Bang Zaki Saat Memimpin Kabupaten Tangerang,  Wajar Bila Banyak Daerah Lain yang Belajar ke Sana

BBM yang memiliki oktan 90 dapat digunakan untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 9:1 hingga 10:1.

Kualitas yang dimiliki tergolong cukup baik untuk keperluaan sehari-hari, dan sebagai kelebihannya BBM oktan 90 memiliki harga jual yang paling terjangkau.

Bahan Bakar Oktan 92

Baca Juga: IIMS 2024 Bakal Digelar 15-25 Februari 2024, Catat Hal Baru yang akan Hadir di Tahun Ini, Lengkap Daftar Area Pameran

Jenis BBM ini memiliki kualitas lebih unggul apabila dibandingkan dengan oktan 90.

Kadar oktan 92 dapat membuat proses pembakaran mesin jadi lebih sempurna serta memiliki kemampuan untuk membantu membersihkan residu karbon pembakaran di dalam mesin.

Sehingga hal ini membuat performa mesin lebih baik, awet, dan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Baca Juga: Kumpulan Lirik Lagu Hits Denny Caknan, Biar Bisa Ikut Karaokean Bareng di Konsernya Nanti

BBM jenis ini dapat digunakan untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 10:1 hingga 11:1.

Bahan Bakar Oktan 95

BBM jenis ini dapat digunakan untuk mesin yang memiliki rasio kompresi lebih tinggi seperti 11:1 hingga 12:1.

Baca Juga: Resep Soto Betawi Kuah Santan yang Gurih, Gampang Banget Buatnya di Rumah

BBM dengan oktan 95 memiliki kemampuan mengurangi endapan residu karbon dengan lebih baik.

Sehingga mampu mendorong kinerja mesin untuk mendapatkan performa lebih tinggi, efisien, dan dapat mengurangi gesekan guna memperkecil energi yang terbuang akibat panas.

Keuntungannya dapat mengurangi keausan komponen mesin. Seiring dengan kualitasnya, BBM oktan 95 memiliki banderol harga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 3 Januari 2024, Libra Tetap Fokus pada Pekerjaanmu, Ingat Lagi Tujuanmu di Awal

Bahan Bakar Oktan 98

Bahan bakar yang dikembangkan dengan teknologi mutakhir ini memiliki oktan yang sangat tinggi yaitu RON 98, agar sesuai dengan kebutuhan mesin mobil performa tinggi yang menuntut pembakaran lebih sempurna.

Kemampuannya dalam memberikan efisiensi dan perlindungan komponen mesin sangat dibutuhkan oleh mesin dengan spesifikasi kompresi tinggi yaitu hingga 13:1.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 3 Januari 2024, Aquarius Pilihan ada di Tanganmu yang Menentukan Kariermu Kedepannya

Harganya pun terpaut jauh jika dibandingkan jenis BBM lainnya.

Namun, apabila digunakan pada mesin berkompresi rendah akan dapat mengakibatkan gejala fuel dilution, dimana BBM tidak terbakar seluruhnya secara sempurna, meninggalkan sisa yang mengakibatkan konsumsi bahan bakar terasa lebih boros.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.