13 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan, Mengobati Penyakit Liver hingga Meningkatkan Stamina

AKURAT JAKARTA - Mungkin hanya sedikit dari kalian yang mengenal Temulawak. Padahal, tanaman umbi-umbian ini memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan.
Tumbuhan dengan nama latin Curcuma xanthorrhiza ini kerap dijadikan sebagai bahan obat herbal atau jamu.
Diketahui, Temulawak mengandung zat kuning kurkumin, minyak asiri, pati, protein, lemak, selulosa, dan mineral.
Kandungan tersebut membuat khasiat temulawak sebagai obat telah lama dikenal, baik di Indonesia maupun luar negeri.
Baca Juga: Resep Mie Jebew Asal Garut yang Super Pedas Namun Gurih dan Lezat, Kalian Bisa Buat Sendiri di Rumah
Beberapa manfaat Temulawak untuk kesehatan antara lain:
1. Mengobati gangguan fungsi hati atau liver
Manfaat temulawak dapat digunakan untuk mengobati gangguan fungsi hati atau liver, baik yang terjadi pada hepatitis maupun karena perlemakan hati.
Sebagai obat gangguan hati, khasiat temulawak bekerja sebagai kolagoga, yakni meningkatkan produksi dan sekresi empedu, menurunkan kadar kolesterol hati, dan mengaktifkan enzim pemecah lemak hati.
2. Mengobati radang sendi, rematik, dan artritis rematik.
Manfaat temulawak juga bisa digunakan sebagai obat anti-inflamasi atau antiradang. Melalui aktivitas anti-inflamasinya, temulawak efektik untuk mengobati penyakit radang sendi, rematik, atau artritis rematik.
Khasiat temulawak yakni sebagai anti-inflamasi terutama dengan adanya senyawa Germacrone. Kemampuan anti-inflamasi tumbuhan ini juga terkait dengan kandungan kurkuminoidnya terutama Kurkumin.
Kurkumin memiliki sifat antiinflamasi yang lebih kuat daripada turunan kurkuminoid lainnya. Selain itu, kemampuan anti inflamasi temulawak juga disebabkan oleh Xanthorrhizol.
3. Mencegah kerusakan hati.
Khasiat temulawak salah satunya yakni berfungsi untuk antioksidan, terutama terkait kesehatan hati. Hal ini lantaran temulawak memiliki mekanisme hepatoprotektif.
Mekanisme hepatoprotektif pada temulawak disebabkan karena kandungan kurkumin sebagai antioksidan.
Sebagai antioksidan, kurkumin bisa efektif melawan radikal bebas yang berasal dari peradangan di hati.
Dengan demikian, antioksidan yang bersumber dari temulawak efektif mencegah kerusakan sel hati semakin parah.
4. Menurunkan kadar kolesterol total
Manfaat temulawak juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol total melalui aktivitas hipokolesterolemiknya.
Selain itu, temulawak juga mengandung kurkuma dan flavonoid yang memberikan efek penurun kolesterol dan tekanan darah.
5. Menambah nafsu makan
Manfaat temulawak yang cukup populer adalah dapat menambah nafsu makan pada anak-anak. Kandungan atsiri dalam temulawak bermanfaat meningkatkan nafsu makan.
Selain itu, senyawa kurkumin pada temulawak mampu mengosongkan lambung sehingga anak akan merasa lebih cepat lapar. Maka dari itu, orangtua dapat memberikan temulawak sebagai obat penambah nafsu makan anak.
6. Manfaat temulawak untuk kulit dan jerawat
Sementara dalam dunia kecantikan, manfaat temulawak untuk kulit digunakan sebagai antijerawat. Temulawak mempunyai sifat astringen.
Sifat ini menyebabkan terjadinya oedema pada muara folikel rambut atau pori-pori kulit, sehingga secara tidak langsung akan mengurangi sekresi sel sebasea.
Daya antiseptik ringan yang dimiliki temulawak dapat membantu membersihkan kulit dari bakteri-bakteri patogen, sehingga radang jerawat berangsur-angsur membaik, mengering, dan akhirnya sembuh.
7. Meningkatkan stamina
Temulawak memiliki khasiat yang baik untuk stamina tubuh. Kandungan temulawak yang tinggi akan antioksidan baik untuk dikonsumsi secara rutin karena dapat membantu memerangi radikal bebas dan meningkatkan stamina tubuh.
Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang dapat menyebabkan dampak negatif pada tubuh.
8. Sebagai obat diuretik alami
Manfaat temulawak lainnya juga bisa sebagai obat antidiuretik alami. Diuretik adalah zat yang membantu membersihkan tubuh dari garam dan air, sehingga tidak terjadi penumpukan cairan di dalam tubuh.
Zat ini memicu ginjal untuk membuang lebih banyak natrium melalui urin. Diuretik bermanfaat untuk membantu mencegah dan mengobati masalah kesehatan, seperti gagal jantung, gagal hati, pembengkakan edema, dan masalah pada ginjal.
9. Mengobati maag
Manfaat temulawak untuk lambung juga bisa membantu mengobati maag. Untuk mengatasi sakit maag, ambil satu rimpang temulawak lalu diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan sebentar.
Setelah itu, rebus dengan lima gelas air hingga mendidih. Biarkan agak dingin, kemudian disaring dan minum sehari segelas secara teratur.
10. Anti-kanker
Beberapa studi melakukan penelitian terhadap 180 ekor tikus dengan menggunakan beberapa senyawa dari temulawak yakni Atlantone, α-curcumene, ar-Turmerone, dan Xanthorrhizol.
Tiga senyawa (α-curcumene, ar-turmerone, dan xanthorrhizol) dari penelitian ini menunjukkan aktivitas antitumor yang signifikan.
Sedangkan Xanthorrhizol secara signifikan menekan bintik tumor di jaringan paru-paru dan perkembangan massa tumor intra-abdominal.
Namun, penelitian di atas bukanlah penelitian pertama yang melaporkan kemampuan Xanthorrhizol dari temulawak. Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa Xanthorrhizol mampu menghambat pertumbuhan kanker serviks dan kanker hati.
11. Obat diabetes
Manfaat temulawak untuk kesehatan yang sudah diteliti adalah sebagai obat dari diabetes. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa ekstrak temulawak bisa efektif menurunkan kadar glukosa dan trigliserida.
Dalam sebuah studi menggunakan tikus obesitas yang diinduksi diet tinggi lemak menemukan bahwa ekstrak Xanthorrhizol dan C. xanthorrhiza bisa sangat menekan kandungan glukosa darah postprandial pada tikus obesitas.
12. Antibakteri, Antijamur, dan Anti-insektisida
Manfaat temulawak juga bisa membunuh sejumlah bakteri jahat dan jamur. Sebuah studi mengamati efek ekstrak temulawak pada berbagai macam bakteri patogen.
Patogen yang diuji dapat menyebabkan beberapa penyakit serius seperti plak gigi, penyakit kulit, penyakit menular, pneumonia, dan tuberkulosis.
Ekstrak temulawak yang dicampur dengan minyak atsiri terbukti berpotensi menghambat atau membunuh mikroba patogen.
Kemampuan anti-mikroba pada khasiat temulawak lantaran kandungan senyawa fenoliknya terutama Xanthorrhizol dan Kurkuminoid sebagai bahan utamanya.
Senyawa fenolik dilaporkan memiliki reaksi penghambatan pada dinding sel atau membran mikroba dengan mengubah permeabilitas selnya, mengakibatkan hilangnya molekul esensial seperti ATP, RNA, protein, dan DNA.
13. Anti-peradangan
Manfaat temulawak untuk kesehatan berikutnya terkait dengan anti-peradangan. Kemampuan anti-inflamasi ekstrak temulawak telah lama diteliti pada tikus di laboratorium. Itulah sederet manfaat temulawak untuk kesehatan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









