CATAT! Ini 9 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan, Obat Antikanker hingga Membantu Proses Pemulihan Luka

AKURAT JAKARTA - Mungkin sebagian besar kita kurang familiar dengan Temulawak. Tanaman herbal asal Indonesia ini memiliki bentuk mirip kunyit.
Temulawak memiliki kandungan banyak zat penting, termasuk protein, kurkumin, serat, dan mineral, yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita.
Pemanfaatan temulawak dalam pengobatan tradisional Indonesia telah berlangsung selama bertahun-tahun, sejak nenek moyang kita dulu.
Tanaman obat ini memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh keseluruhan.
Baca Juga: Kapan Sistem Jalan Berbayar ERP akan Diterapkan di Jakarta? Ini Jawaban Kepala Dishub DKI
Berikut 10 Manfaat Temulawak bagi kesehatan:
1. Antikanker
Temulawak atau Curcuma xanthorrhiza mampu mencegah, mengendalikan atau membunuh beberapa jenis kanker. Ini termasuk kanker payudara, usus besar dan prostat.
Cara kerjanya dengan menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang menjadi penyubur sel kanker.
Selain itu, manfaat temulawak bagi kanker juga tertuang dalam jurnal berjudul Cancer chemoprotective effects of Curcuma xanthorrhiza.
Penelitian menunjukkan bahwa pengobatan berupang dengan 0,1 persen ekstrak Curcuma xanthorrhiza mampu mengurangi jumlah rata-rata tumor.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak metanol Curcuma xanthorrhiza memiliki potensi kemopreventif atau pencegahan kanker.
2. Meningkatkan fungsi pencernaan
Tanaman ini merangsang produksi empedu yang terdapat pada kantung empedu, sehingga membantu meningkatkan fungsi pencernaan.
Rutin mengonsumsi herbal ini bisa membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan, seperti kembung, gas dan dispepsia.
Selain itu, rempah ini juga bermanfaat untuk membantu meredakan kolitis ulserativa.
Ini adalah peradangan yang terjadi pada usus besar (kolon) dan rektum. Penyebabnya adalah pertumbuhan luka atau benjolan (tukak).
Tanaman herbal ini sering digunakan dalam pengobatan ayurveda sebagai agen penyembuh pencernaan.
Faktanya, temulawak dapat menurunkan intensitas gejala radang usus dan permeabilitas usus.
3. Osteoartritis
Sebuah penelitian Medicine Review menemukan bahwa orang dengan osteoartritis yang mengonsumsi 1.000 miligram Meriva per hari mengalami peningkatan yang signifikan dalam kekakuan dan fungsi fisik setelah 8 bulan.
Meriva sendiri adalah pengobatan eksklusif yang terdiri dari campuran kurkuminoid alami (75 persen kurkumin, 10 persen bisdemethoxycurcumin, dan 15 persen demethoxycurcumin), fosfatidilkolin (bahan kimia yang banyak terdapat dalam telur, kedelai, dan makanan lainnya).
4. Membantu meningkatkan fungsi ginjal
Manfaat temulawak selanjutnya adalah membantu meningkatkan fungsi normal ginjal.
Cara kerjanya dengan memaksimalkan fungsi organ dalam menyaring darah dari racun dan sisa-sisa metabolisme tubuh. Kegunaan ini terjadi berkat kandungan minyak atsiri dalam rempah.
Selain itu, temulawak juga baik untuk meredakan gejala penyakit ginjal. Guna mendapat manfaat ini, rebus ½ rimpang temulawak dengan 4 gelas air.
Lalu, tambahkan kumis kucing dan rebus hingga airnya sedikit asat. Nikmati selagi hangat dan konsumsi 3 kali dalam sehari.
5. Mengeluarkan toksin dalam tubuh
Manfaat ini bisa kamu dapatkan dengan rutin mengonsumsi tanaman herbal ini setiap hari.
Kegunaan ini terjadi berkat kandungan felandren dalam tanaman. Cara kerjanya dengan mengeluarkan racun dalam bentuk urine, feses, dan keringat.
6. Meningkatkan metabolisme tubuh
Peningkatan metabolisme selalu berbanding lurus dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Manfaat ini bisa kamu dapatkan dari kandungan pati dan tumerol dalam tanaman herbal ini.
7. Membantu mengatasi mual
Manfaat temulawak yang satu ini terjadi berkat kandungan piridoksin atau vitamin B6.
Tak sedikit ibu hamil mengonsumsi herbal ini untuk meringankan rasa mual di pagi hari (morning sickness).
Namun, sebaiknya kamu tetap berdiskusi dengan dokter ahli kandungan guna menghindari terjadinya efek samping.
8 Membantu proses pemulihan luka
Kandungan borneol dalam temulawak mampu memaksimalkan proses penyembuhan luka.
Nutrisi tersebut bekerja dengan mengatasi masalah pembekuan darah pada otak atau jantung karena peradangan.
9. Bekerja sebagai antioksidan
Antioksidan berperan penting dalam menghambat proses oksidasi dan radikal bebas yang ingin masuk ke dalam tubuh.
Manfaatnya, kamu bisa terhindar dari penyakit kanker payudara, pikun, dan sakit jantung. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






