Tanpa Seleksi, 242.482 Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Otomatis Diangkat Mulai Januari 2027

AKURAT JAKARTA - Sebanyak 242.482 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu direncanakan diangkat mulai 1 Januari 2027.
Kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini dilakukan tanpa seleksi sebagai bagian dari pembenahan tata kelola guru.
Namun, pengangkatan otomatis tersebut perlu dipahami secara cermat.
Perubahan status yang diumumkan pemerintah tidak serta-merta berarti seluruh guru yang masuk dalam kebijakan ini langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Ada perbedaan mekanisme antara pengangkatan guru PPPK paruh waktu dan kesempatan beralih menjadi PNS.
Pengangkatan Otomatis untuk 242.482 Guru
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyebut pengangkatan guru PPPK paruh waktu akan berlangsung otomatis mulai awal 2027.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membenahi tata kelola tenaga pendidik.
"Status mereka juga akan dialihkan menjadi pegawai pemerintah pusat," ujar Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kemendikdasmen mencatat terdapat 935.316 guru PPPK saat ini.
Baca Juga: Sekolah Terintegrasi di Jakarta Timur Telan Dana Rp101,3 Miliar, SD dan SMP Jadi Gedung Bertingkat
Dari jumlah tersebut, sebanyak 242.482 guru PPPK paruh waktu menjadi kelompok yang akan diangkat melalui kebijakan tersebut.
Pengalihan status menjadi pegawai pemerintah pusat merupakan bagian penting dari kebijakan ini.
Meski demikian, guru tetap perlu memperhatikan informasi resmi mengenai ketentuan administrasi dan pelaksanaan pengangkatan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.
Pengangkatan Otomatis Bukan Berarti Langsung Jadi PNS
Hal yang perlu dibedakan adalah pengangkatan guru PPPK paruh waktu dan perubahan status menjadi PNS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





