Pasca Insiden Mundur Sendiri, Eskalator Stasiun Duri Masih Diperbaiki, Anker Keluhkan Penumpukan Penumpang

AKURAT JAKARTA - Penumpukan penumpang terjadi di Stasiun Duri, Jakarta Barat, akibat proses perbaikan fasilitas eskalator yang belum kunjung selesai.
Fasilitas ini sedang diperbaiki intensif menyusul insiden malfungsi pada Sabtu (3/10) lalu yang sempat mengakibatkan sejumlah pengguna terluka.
Hingga saat ini, pihak operator masih harus melakukan serangkaian uji pemeriksaan mendalam sebelum fasilitas tersebut resmi dioperasikan kembali demi menjamin keselamatan publik.
Baca Juga: Skandal Hunian Mewah Lapas Cibinong, Kemenimipas Pecat Mantan Kalapas dan Sanksi Belasan ASN
KAI Commuter Utamakan Aspek Keselamatan
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menegaskan bahwa proses perbaikan ini dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh mengabaikan standar keamanan.
"Kami mengupayakan untuk mengoptimalisasi perbaikan untuk eskalator dapat dioperasikan, namun tentunya kami tetap memprioritaskan pemenuhan aspek keamanan dan keselamatan pengoperasian eskalator. Sehingga akan dilakukan uji riksa kembali oleh instansi terkait," ujar Karina Amanda, Selasa (6/10/2026).
Pihak KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna commuter line, khususnya para 'anak kereta' (anker) yang perjalanannya terganggu akibat antrean panjang di area stasiun.
Baca Juga: Dari Membantu Ibu Menjahit hingga Jadi Lulusan Terbaik Unesa, Kisah Dini Raih IPK 3,87
Rekayasa Alur dan Jalur Alternatif Penumpang
Untuk mengurai kepadatan di titik transit, KAI Commuter telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi dan rute alternatif bagi penumpang di Stasiun Duri:
Penambahan Personel: Petugas tambahan dikerahkan di lapangan untuk membantu mengarahkan alur (flow) pergerakan penumpang agar tidak terjadi penumpukan yang statis.
Pengalihan ke Tangga Manual: Selama proses perbaikan, pengguna umum disarankan menggunakan tangga manual yang tersedia di area peron.
Fasilitas Lift untuk Prioritas: Penumpang prioritas (lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas) dapat memanfaatkan fasilitas lift untuk menuju atau dari peron arah lintas Tangerang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






