Nur Anita Pulang ke Papua Setelah Jadi Dokter Gigi, Bawa Misi dari Masa Kecilnya

AKURAT JAKARTA - Bagi sebagian lulusan kedokteran gigi, kota besar bisa menjadi pilihan untuk membangun karier.
Namun, drg. Nur Anita justru mengambil jalan berbeda.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (FKG UMI) Makassar, ia memilih kembali ke Indonesia Timur untuk bekerja di wilayah dengan akses pelayanan kesehatan yang masih terbatas.
Pilihan itu bukan keputusan yang muncul tiba-tiba.
Ada pengalaman masa kecil yang membuat Nur Anita memahami persoalan tersebut dari dekat.
Pengalaman Masa Kecil Membawa Nur Anita Kembali
Papua bukan tempat asing bagi Nur Anita.
Kedua orang tuanya merantau dari Makassar ke Papua pada 1988, sementara Kabupaten Paniai menjadi tempat ia tumbuh.
Sejak kecil, ia melihat sendiri bagaimana masyarakat di sekitarnya harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan dokter gigi.
"Sejak kecil, saya menyaksikan tetangga maupun kerabat harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan dokter gigi. Pengalaman ini ikut menentukan ke mana ilmu yang saya peroleh akan dibawa," ujar Nur Anita.
Baca Juga: Gunung Bromo Jadi Destinasi Murah di Asia, Liburan Seminggu Berdua Rp5,8 Juta
Pengalaman tersebut kemudian bertemu dengan pendidikan yang ia dapatkan di FKG UMI.
Selama kuliah, Nur Anita tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga pengalaman berinteraksi langsung dengan pasien.
Setelah disumpah sebagai dokter gigi pada 2021, ia memiliki kesempatan untuk menentukan tempat memulai profesinya.
Ia memilih wilayah Indonesia Timur.
Dari Nabire hingga Deiyai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




