Merantau dari Papua ke Bandung Sejak SMP, Dua Gadis Ini Akhirnya Kuliah Gratis di Unpad

AKURAT JAKARTA - Bagi Yuliana Taran dan Jein Kesya Novita Rumbewas, kesempatan mendapatkan pendidikan lebih tinggi harus diperjuangkan sejak usia sekolah.
Keduanya meninggalkan Papua setelah lulus SMP dan merantau ke Bandung demi melanjutkan pendidikan.
Keputusan tersebut membawa mereka pada perjalanan panjang yang akhirnya berujung di Universitas Padjadjaran (Unpad).
Menariknya, pendidikan keduanya terus ditopang beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi.
Yuliana dan Jein pertama kali merantau ke Bandung untuk bersekolah di SMA KP Margahayu, Kabupaten Bandung.
Mereka mendapatkan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).
Bagi Yuliana, keputusan meninggalkan Papua bukan hal mudah.
Jarak yang jauh sempat membuat orang tuanya tidak memberikan izin.
"Motivasinya, aku ingin mencari pengalaman di luar Papua. Setelah tahu ada beasiswa ADEM, sejujurnya orang tua aku awalnya tidak mengizinkan karena memang jaraknya sangat jauh," kata Yuliana dikutip dari laman Unpad, Sabtu (15/8/2026).
Namun, tekad Yuliana akhirnya membuat orang tuanya luluh.
Baca Juga: Bukan Sekadar Proposal, Program Ini Tantang Mahasiswa Cari Masalah Nyata di Masyarakat
Ia pun menjalani tiga tahun kehidupan di Bandung dan mulai beradaptasi dengan lingkungan serta budaya setempat.
"Tapi setelah melihat bagaimana saya bertekad dan mengusahakan beasiswa itu, akhirnya diizinkan. Setelah 3 tahun di Bandung dan sudah sedikit mengenal budayanya," katanya.
Sementara Jein mendapat keberanian untuk merantau setelah melihat kakak kelasnya yang lebih dulu melanjutkan pendidikan ke luar Papua.
"Saya melihat, oh kakak-kakak itu bisa ke luar Papua. Terus aku kalau mau punya pengalaman baru, juga harus ke luar. Saat izin ke orang tua, puji Tuhan diizinkan. Akhirnya, sampai di sini," ujar Jein.
Perjalanan pendidikan mereka tidak berhenti setelah lulus SMA.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







