UGM Jadi Kampus dengan Komersialisasi Paten Tertinggi, Royalti Tembus Rp15 Miliar

AKURAT JAKARTA - Memiliki paten belum tentu membuat sebuah inovasi memberikan manfaat nyata.
Sertifikat bisa saja tersimpan rapi, sementara hasil penelitian tidak pernah sampai ke masyarakat atau masuk ke pasar.
Universitas Gadjah Mada (UGM) justru mencoba membawa inovasi lebih jauh.
Dengan 35 paten yang telah dikomersialisasikan, UGM tercatat menjadi perguruan tinggi dengan komersialisasi paten tertinggi di Indonesia.
Nilai royalti yang dihasilkan bahkan mencapai Rp15 miliar.
Capaian tersebut menempatkan UGM di atas sejumlah kampus besar lainnya.
Institut Teknologi Bandung (ITB) tercatat memiliki 32 paten dengan nilai royalti Rp12,4 miliar, sedangkan Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki 30 paten dengan royalti Rp10,8 miliar.
Angka tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi kampus tidak hanya dapat dilihat dari jumlah paten yang berhasil didaftarkan.
Ada tahap berikutnya yang jauh lebih menentukan, yakni bagaimana hasil penelitian tersebut digunakan dan menghasilkan nilai ekonomi.
Direktur Paten Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Dr Andreansjah, ST, SH, MM, menilai paten seharusnya tidak berhenti pada sertifikat.
Baca Juga: Selama 14 Tahun Digelar Siang, Gandrung Sewu Banyuwangi Kini Tampil di Bawah Cahaya Malam
“Yang terpenting di sini bukan lagi soal apakah inovasi kita sudah dipatenkan, tapi bagaimana setelah dipatenkan kemudian bisa dimanfaatkan,” ungkapnya, dikutip dari laman UGM, Minggu (4/10/2026).
Menurut Andreansjah, sertifikat paten dapat dianalogikan seperti sertifikat tanah.
Jika hanya disimpan, sertifikat tersebut tidak otomatis memberikan manfaat ekonomi.
Sebaliknya, ketika dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, lisensi, atau bentuk komersialisasi lain, paten dapat memberikan nilai bagi inventor.
“Paten yang ada, ya, itu harus menjadi nilai ekonomi,” imbaunya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





