Usia Maksimal 32 Tahun, Profesional Muda Indonesia Bisa Berkarier sebagai Pegawai PBB

AKURAT JAKARTA - Bekerja di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bisa menjadi salah satu pilihan bagi profesional muda yang ingin membangun karier di lingkungan internasional.
Kesempatan tersebut terbuka melalui Young Professionals Programme (YPP) 2026 yang kembali membuka pendaftaran.
Program ini bukan sekadar kegiatan pengembangan karier jangka pendek.
Peserta yang berhasil melewati seluruh rangkaian seleksi dan program pengembangan profesional dapat diangkat sebagai pegawai negeri internasional di Sekretariat PBB.
YPP diselenggarakan satu kali setiap tahun dengan bidang keahlian yang dapat berbeda sesuai kebutuhan organisasi.
Program ini terbuka bagi warga negara dari negara-negara peserta, dengan daftar negara yang dapat berubah setiap tahunnya.
Salah satu hal yang membuat program ini menarik adalah batas usia pelamarnya.
Kandidat harus berusia maksimal 32 tahun pada saat ujian berlangsung.
Selain itu, pendaftar wajib memiliki setidaknya gelar sarjana serta menguasai bahasa Inggris atau Prancis.
Namun, memenuhi persyaratan awal belum berarti perjalanan selesai.
Baca Juga: Beasiswa LPDP Jakarta 2027 Disiapkan, Biaya Sebelum Tes Jadi Sorotan
Kandidat masih harus melewati sejumlah tahapan seleksi sebelum dapat menjadi bagian dari program.
Pendaftaran dilakukan melalui platform rekrutmen PBB.
Setelah lamaran diajukan, kandidat yang memenuhi persyaratan akan menghadapi ujian daring dalam dua tahap.
Tahap pertama biasanya berupa pertanyaan pilihan ganda yang mencakup materi umum dan bidang khusus.
Ujian berlangsung sekitar dua jam dan tersedia dalam bahasa Inggris atau Prancis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





