Beasiswa LPDP Jakarta 2027 Disiapkan, Biaya Sebelum Tes Jadi Sorotan

AKURAT JAKARTA - Mendapatkan beasiswa untuk kuliah di luar negeri tidak selalu dimulai dari ruang kelas kampus.
Bagi calon penerima beasiswa, perjalanan tersebut bahkan bisa membutuhkan biaya cukup besar sebelum proses seleksi dimulai.
Persoalan inilah yang menjadi perhatian dalam rencana pembukaan LPDP Jakarta pada 2027.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan program beasiswa bagi warga Jakarta untuk melanjutkan pendidikan jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) di luar negeri.
Gubernur Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengundang penerima LPDP nasional untuk mendapatkan masukan mengenai pelaksanaan program tersebut.
Dalam pertemuan itu, salah satu persoalan yang disoroti adalah biaya yang harus dikeluarkan calon peserta sebelum mengikuti seleksi.
Tes sertifikasi bahasa menjadi salah satu pengeluaran yang perlu dipersiapkan.
Selain itu, calon mahasiswa juga dapat menghadapi biaya pendaftaran universitas tujuan.
Bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, biaya awal tersebut dapat menjadi hambatan bahkan sebelum mereka mengetahui apakah akan lolos sebagai penerima beasiswa.
Pramono mengatakan Pemprov DKI akan mempertimbangkan persoalan tersebut dalam mekanisme LPDP Jakarta.
Baca Juga: Dilantik Jadi Wantimpres Prabowo, Rocky Gerung Lantang Bilang Begini
"Memang tahap sebelum ujiannya itu yang lebih berat, pasti Pemerintah Jakarta akan pikirkan itu," ungkapnya dalam pertemuan tersebut, yang diunggah di Instagram @pramonoanungw dikutip Sabtu (3/10/2026).
Rencana tersebut membuat program LPDP Jakarta tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan setelah seseorang dinyatakan lolos.
Tahap menuju seleksi juga menjadi bagian yang sedang dipertimbangkan pemerintah daerah.
Secara umum, mekanisme LPDP Jakarta akan dibuat serupa dengan LPDP pusat.
Program ini diperuntukkan bagi warga yang memenuhi persyaratan tertentu dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3 di luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





