Dari Gaji yang Bisa Tembus Rp71 Juta hingga Jejaring Global, Inilah 6 Keuntungan Menjadi Guru SILN

AKURAT JAKARTA - Bagi sebagian pendidik, kesempatan untuk mengembangkan karier justru bisa datang melalui penugasan ke luar negeri.
Peluang tersebut terbuka melalui rekrutmen calon guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) tahun 2026.
Guru yang lolos seleksi nantinya akan ditempatkan di sekolah Indonesia yang tersebar di sejumlah negara Asia hingga Eropa.
Berdasarkan informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), saat ini terdapat 13 SILN yang berada di 9 negara dan 12 perwakilan Republik Indonesia.
Sekolah-sekolah tersebut menjadi tempat pendidikan bagi anak-anak Indonesia maupun peserta didik lainnya yang mengikuti kurikulum Indonesia di luar negeri.
Meski harus meninggalkan lingkungan dan keluarga di Tanah Air, penugasan sebagai guru SILN menawarkan sejumlah keuntungan.
Salah satunya adalah kesempatan memperoleh pengalaman mengajar dalam lingkungan yang lebih beragam.
Kepala Bagian Kerja Sama dan Fasilitasi Internasional Biro Perencanaan dan Kerja Sama Setjen Kemendikdasmen, Lukmanul Hakim, mengatakan guru SILN berkesempatan memperluas jejaring profesional.
Hal itu disampaikannya dalam webinar Sosialisasi Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan SILN dan CLC Tahun 2026 yang disiarkan melalui YouTube Ditjen GTK Kemendikdasmen.
Menurut Lukmanul, pengalaman bekerja di luar negeri dapat mempertemukan guru dengan lebih banyak rekan dari latar belakang berbeda.
Baca Juga: Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes Sebut Belum Tentu Disebabkan Influenza A
Interaksi tersebut berpotensi memperluas wawasan, pengalaman, dan kesempatan profesional.
"Jadi, jejaringnya akan lebih luas, guru-gurunya lebih luas, pengalamannya akan lebih luas dan temannya akan lebih banyak. Dengan demikian, kesempatannya juga akan jauh lebih beragam," kata Lukmanul, dikutip Selasa (22/9/2026).
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dari penugasan SILN.
Guru tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya di negara tempatnya bekerja.
Honorarium Bisa Menembus Rp71 Juta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





