Hadiah OSN 2026 Jadi Sorotan, Pemerintah Ubah Nominal untuk Pemenang SD dan SMP

AKURAT JAKARTA - Nominal hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 sempat menjadi perhatian setelah pengumuman pemenang jenjang SD dan SMP sederajat.
Besaran hadiah yang sebelumnya diumumkan memicu komentar publik karena dibandingkan dengan nominal penghargaan pada penyelenggaraan sebelumnya.
Sorotan tersebut kemudian berujung pada perubahan nominal hadiah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan pemerintah mengubah besaran hadiah bagi pemenang OSN 2026 jenjang SD dan SMP sederajat.
Perubahan itu disampaikan Mu'ti dalam penutupan dan penganugerahan OSN 2026 jenjang pendidikan menengah pada Minggu (20/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memastikan hadiah bagi pemenang OSN jenjang SMA sederajat tetap sama seperti pada 2025.
Berawal dari hadiah Rp3 juta
Sebelumnya, hasil OSN jenjang SD dan SMP sederajat 2026 yang diumumkan secara daring pada 30 Agustus menjadi perhatian warganet.
Dalam pengumuman awal, hadiah uang pembinaan yang diterima pemenang disebut sebesar Rp3 juta untuk medali emas, Rp2 juta untuk perak, dan Rp1 juta untuk perunggu.
Besaran tersebut kemudian memunculkan komentar dari sejumlah pengguna akun YouTube Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Sebagian warganet membandingkan nominal tersebut dengan berbagai biaya yang harus dikeluarkan siswa selama mengikuti proses pembinaan dan persiapan olimpiade.
Komentar publik tersebut menunjukkan bahwa persoalan hadiah OSN tidak hanya dilihat sebagai angka.
Bagi sebagian orang tua dan peserta, penghargaan uang juga dianggap berkaitan dengan bentuk apresiasi atas waktu, latihan, dan usaha yang telah dilakukan siswa untuk mencapai tingkat nasional.
Sorotan terhadap nominal itu kemudian mendapat respons dari pemerintah.
Nominal hadiah SD dan SMP berubah
Dalam pernyataannya pada penutupan OSN 2026, Mu'ti menyampaikan perubahan hadiah bagi pemenang OSN jenjang SD dan SMP sederajat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





